-->

Theme Layout

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

yes

Featured Slider Styles

[Boxedwidth]

Display Trending Posts

yes

Display Instagram Footer

No

Dark or Light Style

Review bawang merah kecil lokal dan bawang merah besar impor


bawang merah impor

Kalau kemarin-kemarin kita reviewnya barang ini saatnya kita review bumbu dapur. Yup, sesuai judul ya kali ini kita review si bawang merah. Sebenarnya sudah aku review tanggal 16 kemarin di channel zarlinda, tapi belum lengkap rasanya kalau belum ada versi tulisan. Walau sekarang trendnya orang-orang lebih suka mendengar penjelasan melalui video tetapi siapa tahu kan ada yang lebih suka baca dari nonton :)

Baiklah kita mulai.


Bagaimana ceritanya bisa beli 2 jenis bawang merah untuk di rumah?

Hal ini berawal dari banyaknya bawang merah baru di pasar, yang kumaksud adalah bawang merah besar. Iya, tuh bawang biasanya tidak ada di pasar kami. Biasanya yang ada hanya bawang Bombay, bawang daun, kucai, bawang merah kecil, dan bawang putih. Eh tapi ini tiba-tiba ada bawang merah besar, banyak lagi, bias dibilang ada di tiap sudut. Harusnya aku kalau ke pasar bawa kamera gitu ya biar bisa foto.

Terus para pedagang menulis harga di tumpukan bawang, ada juga promosi dengan teriak-teriak. Harganya bikin mata para mak-mak yang lewat melotot pengen beli karena sangat murah. Harga bawang merah ukuran biasa (kecil) itu kisaran Rp 28.000,- s/d Rp 30.000,- per kg sedangan bawang merah besar ini hanya kisaran Rp 15.000,-s/d Rp 18.000,- per kg. Pas aku beli harganya Rp 18.000,- per kg. aku beli 1 kg untuk dibawa pulang, penasaran juga soalnya.


Bawang merah besar ini dari mana sih?

Sewaktu beli si penjual cerita kalau bawang merah besar ini impor dari India, aku dengar ada juga yang bilang dari Pakistan. Berarti dari daerah sana ya. Aku lihat ada seorang youtuber asal Indonesia yang sedang kuliah di India cerita, kalau bawang merah besar ini di India harganya hanya Rp 4.000,- per kg. Wajar dong ya murah, di sana harganya hanya segitu.

Jadi hemat beli bawang merah besar dong?
Ga juga, ini tergantung kita nanti akan masak dalam jumlah besar atau kecil. Kalau menurutku untuk masak dalam jumlah besar memang bagus mengunakan bawang merah besar, kita akan lebih hemat. Sedangkan untuk masak yang sedikit baiknya menggunakan bawang merah kecil.

Karena kan kalau kita masaknya sedikit kita tidak akan menggunakan sebuah bawang merah besar itu, paling kita hanya gunakan setengah. Berarti ada setengahnya lagi nyisa dan akan digunakan pada masak selanjutnya, bawangnya jadi kurang bagus lagi. Karena bentuk dan warnanya akan berubah, coba deh lihat.


Bagaimana rasanya?

Soal rasa mereka mirip, hanya saja bawang merah kecil yang selama ini biasa kita konsumsi lebih kuat. Satu lagi, bawang merah besar ini kayaknya sedikit lebih manis, ini yang lupa aku sebutkan sewaktu bikin video review di youtube kemarin. Si bawang merah besar juga terasa lebih renyah. Menurutku si bawang merah besar akan sangat cocok kalau dijadikan campuran nasi goreng.


Bentuk dalam bawang bagaimana?

Bentuk dalam bawang ini bisa dibilang sama, hanya saja yang bawang merah besar tentu lebih tebal. Sedangkan penampakan luar kalau bawang merah besar semuanya berbentuk satuan. Kalau bawang merah kecil kan kita sering temukan yang menempel satu sama lain.


Kesimpulan:
1. Bawang merah besar lebih murah
2. Bawang merah kecil memiliki rasa yang lebih kuat
3. Bawang merah besar berasa sedikit manis
4. Untuk bentuk dalam bawang sama
5. Bawang merah besar biasanya satuan
6. Bawang merah kecil ada yang menempel satu sama lain
7. Bawang merah besar lebih renyah


Bagaimana menurut kalian? Kalian sudah pernah coba?


QuickEdit

You Might Also Like

No comments

Post a comment

[name=Zefy Arlinda] [img=http://res.cloudinary.com/momsodell/image/upload/v1521166151/Zefy.jpg] [description=Hai Saya Zefy, Hobi Makan-makan | Memasak | Jalan-Jalan.] (facebook=https://www.facebook.com/arlindazefy) (twitter=https://twitter.com/zarlinda) (instagram=https://www.instagram.com/zefyarlinda/)