Masjid di Kota Bengkulu Buka 24 Jam

Masjid

Walikota Kota Bengkulu mengeluarkan himbauan yang selama ini aku tunggu. Walikota Bengkulu mengeluarkan himbauan untuk memakmurkan rumah ibadah selama 24 jam. Bahagia dengan himbauan ini, berharap sekali dengan adanya himbauan ini tidak ada lagi rumah ibadah yang pas mau dibuka eh.....ternyata terkunci.

Lha kok terkunci, kan rumah ibadah harusnya selalu tersedia untuk jamaahnya kan? Iya betul tapi memang pada kenyataannya seperti itu termasuk masjid. Kita bahas masjid ya karena aku adalah seorang muslim. Banyak alasan mengapa warga banyak yang mengunci atau menutup masjid dan  hanya membukanya saat waktu sholat datang, diantaranya:

1. Masjid yang dibuka terus bisa dijadikan tempat kumpul-kumpul sambil nyampah
Ya, tidak bisa dipungkiri saat kita berkumpul yang namanya makanan dan minuman adalah teman yang baik. Nah, makan dan minum bersama ini terkadang meningkalkan jejak berupa sampah. Kasihan kadang lihatnya. Iya kalau masjidnya punya marbot yang rajin. Kalau tidak punya marbot rajin atau bahkan tidak punya marbot maka siap-siap warga yang harus bersih-bersih setiap sebelum sholat.

2. Masjid yang dibuka terus rentan dirusak dan dicuri barangnya
Kotak amal yang dicuri merupakan kasus lama dan sering sekali terjadi. Kumpulan uang dalam kotak atau celengan di masjid memang merupakan magnet kuat bagi para pencuri. Jangankan yang benar-benar niat mencuri, lha yang tak punya niat saja pas lihat masjid sepi akhirnya niatan.

3. Masjid yang dibuka terus nanti boros listrik dan air
Coba bayangkan masjid tanpa penerangan? Gelap euy, alih-alih suasana syahdu dan mau buka Al Quran, kalau gelap bawaannya kepengan tidur. Jadi kesimpulannya masjid yang buka 24 jam harus menghidupkan penerangan 24 jam pula. Begitu juga dengan air. Air juga harus ada di masjid untuk keperluan wudhu dan keperluan lainnya. Artinya masjid yang buka 24 jam otomatis akan menghabiskan banyak dana untuk air dan listrik.

4. Masjid yang dibuka terus berisik
Hal yang sangat normal terjadi saat sebuah tempat umum dibuka adalah berkumpulnya orang-orang. Ada yang kurang suka dengan hal berisik. Pernah suatu saat aku sholat zuhur di masjid dekat kantor dan ada anak-anak yang kebetulan juga sholat. Anak-anak itu sedikit bicara dengan temannya dan para ibu pun ngomel panjang. Menurutku ini sangat mengganggu, bukan anaknya ya. Itu yang mengganggu ibu-ibunya. Lha namanya saja anak-anak, gimana mau diminta kalem. Kalau memang tidak setuju dengan celotehan mereka yang banyak ya baiknya ditegur dengan cara yang pas. Teguran yang tidak pas akan membuat anak-anak tidak mau lagi datang ke masjid, alasannya takut kena marah.

Pernah suatu ketika ada sepasang suami istri dan anaknya yang masih bayi mampir sholat. Tiba-tiba si bayi nangis dan para ibu-ibu ngomel panjang. Kita yang tidak diomeli saja tidak tahan dengan omelan mereka apalagi yang kena omel kan. Hm.....

5. Masjid yang dibuka terus rawan dimasuki hewan-hewan yang berkeliaran
Ini adalah kendala kita bersama, sampai saat ini memang masih ada saja yang membiarkan hewan peliharaannya berkeliaran. Mereka tidak menyadari bahwa hewan yang berkeliaran selain biasa dicuri orang juga bisa mengotori rumah orang termasuk masjid.  Ini adalah salah satu keluhan warga sekaligus alasan mengapa masjid mereka ditutup selain waktu sholat.

6. Adanya orang-orang yang mampir tidur, makan, istirahat dan menjadikan masjid tidak sedap dipandang
Salah satu keluhan warga saat masjid dibuka 24 jam adalah hal ini. Banyak yang mengeluhkan adanya orang datang bermalam, melakukan aktifitas MCK, makan, minum dan membawa banyak bawang. Mereka membuat masjid tidak sedap dipandang, pakaian mereka bergelantungan, dan mereka bisa tergeletak diamana-mana. Mau diusir tak enak, mau dibiarkan tak suka dengan pemandangannya. 

Kendala itu memang selalu ada tetapi bukan berarti tidak ada solusinya :)



Memakmurkan Rumah Ibadah Dengan Cara 
Membukanya 24 Jam


Masalah-masalah yang tadi kita bahas bersama bisa diselesaikan jika rumah ibadah dimakmurkan 24 jam. Rumah ibadah yang dimakmurkan berarti rumah ibadah yang selalu ada pengunjungnya dan selalu ada aktifitas positif di sana.

Memang apa sih maksud dari rumah ibadah yang dimakmurkan?
Rumah ibadah yang dimakmurkan adalah rumah ibadah yang selalu ada kegaitan positif di dalamnya. Misalnya belajar mangaji, pengajian ibu-ibu, pertemuan para anggota remaja islam masjid (risma), gotong royong membersihkan masjid, adanya kajian-kajian ilmu, dan beragam kegiatan lain. Jadi bukan hanya sholat, dzikir dan mengaji ya.

Kalau tidak salah dengar kabar pemerintah Kota Bengkulu akan menggratiskan pembayaran air PDAM dan listrik rumah ibadah. Ini akan sangat membantu kegiatan di masjid, karena kita ketahui bersama kalau kita memerlukan air dan listrik termasuk di tempat ibadah.

Oh iya, menurutku rumah ibadah yang dimakmurkan nantinya pasti nyaman karena:

1. Masjid yang dimakmurkan 24 jam ibarat oasis di padang pasir
Bagiku kalau masjid-masjid di Bengkulu benar-benar nantinya dimakmurkan 24 jam ini ibarat oasis di padang pasir. Sebagai emak-emak beranak satu berumur 1 tahun aku sangat berharap anakku nanti mempunyai tempat berkumpul yang baik, itu adalah masjid. Apalagi anakku adalah seorang laki-laki, ibu mana yang tidak senang saat hati anakknya terpaut dengan masjid. Anakku nanti bisa berkumpul dengan orang-orang baik dan dekat dengan agama. Secara tidak langsung dia juga akan belajar agama di sini. Yup, mirip oasis di padang pasir dimana tempat itu menjadi tempat penghilang dahaga untuk setiap orang yang datang.

2. Masjid yang dimakmurkan pasti nyaman
Masjid yang dimakmurkan tentunya dijaga kebersihannya dan kenyamanannya. Karena orang-orang yang datang tentu membersihkan masjid sebelum dan setelah beraktifitas agar nyaman.

3. Masjid yang dimakmurkan 24 jam Insyaallah tidak rawan kecurian
Ada yang beralasan kalau masjid yang dibuka 24 jam akan rawan kecurian. Mari kita pikir bersama,  kalau sebuah masjid selalu ada orang di dalamnya 24 jam apa iya si maling nekat mengambil kotak amal? Apalagi kalau masjidnya ramai, bisa babak belur kena keroyok si maling.

4. Masjid yang dimakmurkan 24 jam Insyaallah tidak dikotori hewan ternak
Kalau masjid itu selalu dimakmurkan 24 jam maka rasanya tidak ada hewan ternak yang masuk. Tentunya yang sedang ada di masjid akan segera mengusir hewan ternak yang masuk dan segera membersihkan jika si hewan meninggalkan jejak.

Usul untuk para pengurus masjid:
Untuk keluhan warga tentang adanya orang datang dan menginap di masjid sehingga terkesan mengotori masjid bisa dibicarakan baik-baik dengan orang tersebut. Mungkin bisa dibuat peraturan masjid yang mengurus hal ini. Untuk ibu-ibu yang suka mengomeli anak-anak di masjid, mungkin mulai bisa sedikit demi sedikit diedukasi bahwa jika anak-anak berisik jangan langsung dimomeli tetapi diberi pengertian.

I really support this program. It would be worth it!

Baca juga: 


11 comments

  1. Kalau berkendara via sepanjang jalur selatan dari Jabar ke Jatim juga banyak mesjid yang digembok. Semisal sebelum waktu atau lewat waktu solat ya gak bisa solat atau ikut bak atau mandi apalagi. Ya memang ada plus minusnya ya jika dikunci mesjidnya. Tapi lebih suka mesjid yang dibuka 24 jam kalau aku, ya memang jika perjalanan jauh selain solat numpang istirahat bentar.

    ReplyDelete
  2. Ide yg cemerlang nih Mba
    Semoga syiar Islam makin keren ya di seluruh muka bumi
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  3. Sedih memang kalau ada masjid yang terkunci saat dibutuhkan ya. Aku setuju kalau masjid yang makmur justru sekaligus menjaga keamanan, kebersihan dan ketertiban

    ReplyDelete
  4. Sebagai org yg sering bermusafir jujur masjid itu menjadi tempat ternyaman untuk berlindung,istirahat dan ibadah pastinya. Tapi..saat ini menyedihkan karena pasca jam 8 MLM masjid sudah dikunci dan gelap
    Alasan memang masuk akal sih, semoga sosialisasi memakmurkan masjid 24 jam ini juga ditulari diberbagai wilayah lainnya

    ReplyDelete
  5. Setuju banget mba semoga memakmurkan masjid 24 jam bisa terlaksana di semua wilayah.
    Semoga semakin banyak juga orang yang teredukasi tentang bagaimana merawat dan memakmurkan masjid

    ReplyDelete
  6. Sepakat! Baru kemarin ngobrol sama teman masjid ada yang kalau udah malam dikunci ya tapi ada juga yang buka 24jam gini.

    ReplyDelete
  7. MasyaAllah Tabarakallah, mari memakmurkan masjid 24 jam ya

    ReplyDelete
  8. alhamdulillah klo buka 24 jam begini. buat musafir istirahat sementara ok juga

    ReplyDelete
  9. Bagus ya kalau gini .. ingat waktu ke Bandung masjid ya tutup pas buka pas shuhuh padahal niat mau sholat jam 3,, semoga semua masjid kayk inibya

    ReplyDelete
  10. iyah. harus ama-sama mnejaga kebersihan dan ketertiban masjid yah, agar sama-sama enak dan nyaman. dukung kita yaah

    ReplyDelete
  11. Masjid memang seharusnya dibuka 24 jam. .tinggal diatur aja gemana biar tetap teejaga kebersihan dan ketertibannya

    ReplyDelete