Theme Layout

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

yes

Featured Slider Styles

[Boxedwidth]

Display Trending Posts

yes

Display Instagram Footer

No

Dark or Light Style

Cara Mudah Merawat Wiper Mobil Kamu


Cara Mudah Merawat Wiper Mobil Kamu

Kaca depan mobil atau windshield merupakan tools atau alat yang berfungsi sebagai penepis angin juga merupakan media pendukung visibilitas dalam berkendara. Apabila kaca tersebut kotor dan bernoda, pandangan tentu akan terganggu yang menyebabkan ketidaknyamanan dan bahkan membahayakan. Pada titik itulah fungsi wiper menjadi sangat penting sehingga tidak bisa disepelekan begitu saja.


Kinerja wiper yang buruk akan menjadi gangguan saat mengemudi, khususnya saat musim hujan tiba. Karet wiper yang sudah rusak, mengeras hingga mulai rapuh menyebabkan usapan air tidak berjalan maksimal, bahkan berpotensi menimbulkan goresan pada kaca mobil. Berikut di bawah ini beberapa cara mudah untuk merawat wiper mobil kamu.

Ketahui Kondisi Wiper

Untuk mengetahui kondisi kesehatan karet wiper, Kamu bisa memastikan bahwa permukaan karet yang menempel pada kaca dapat bergerak ke arah yang berlawanan saat menyeka. Bisa dikatakan bahwa kondisinya masih lentur dan fleksibel. Kemudian, Kamu juga bisa meraba permukaan karet untuk mendeteksi kondisi karet wiper. Apabila kondisi karet wiper sudah kaku, keras, atau permukaannya kasar, sudah saatnya Kamu mengganti wiper.

Membersihkan Karet Wiper

Kamu juga sebaiknya membersihkan karet wiper secara berkala walaupun jarang digunakan. Caranya sangat mudah dan tidak butuh waktu lama. Sediakan alkohol atau etanol kemudian bubuhi pada kain halus berwarna cerah. Bagian kain yang mengandung alkohol kemudian diusapkan pada permukaan karet secara searah memanjang. Lakukan beberapa kali dan Kamu bisa melihat noda hitam menempel pada kain. Alkohol akan membersihkan kotoran dan minyak yang menempel pada karet sekaligus mempertahankan elastisitasnya. Perlu diingat, hanya bagian permukaan karet saja yang perlu Kamu usap karena pada tepian karet wiper biasanya terkandung senyawa kimia yang bertugas menjaga kekenyalan atau fleksibilitas karet.

Hindari Panas Yang Terpantul Dari Kaca

Ini merupakan cara yang paling mudah dalam merawat wiper adalah dengan membiasakan mengangkat wiper dari kaca saat mobil harus diparkir di tempat yang langsung terpapar terik sinar matahari. Panas dari matahari akan meningkatkan temperatur suhu pada permukaan kaca yang kemudian akan diserap oleh karet wiper. Bayangkan jika karet dipanaskan terus-menerus, tentu menjadikannya cepat rusak.

Mengganti Wiper

Dalam mengganti wiper, ada dua hal yang bisa Kamu lakukan. Pertama, Kamu ganti satu set utuh wiper, termasuk karet dan bilah dudukan karet atau yang kedua cukup mengganti karetnya saja. Jika mengganti satu set, Kamu perlu memperhatikan jenis dari wiper serta ukurannya, yang bisa Kamu tanyakan pada penjual aksesoris aftermarket. Kemudian, saat menggantinya sendiri pastikan Kamu mempelajari mekanisme dan mengingat posisinya. Jika tidak mau repot, Kamu bisa meminta untuk dipasangkan saat membeli set wiper.

Alternatif kedua adalah cukup dengan mengganti karetnya saja. Cara ini merupakan cara hemat karena harganya tidak semahal ketika Kamu menggantinya satu set. Jika kesulitan menemukan karet yang sesuai di penjual aftermarket, Kamu bisa coba mengunjungi bengkel resmi dan menanyakan ketersediaan karet wiper untuk mobil Kamu.

Kaca depan perlu dibersihkan terlebih dahulu sebelum memasang wiper baru dan sebaiknya Kamu mengganti semua wiper sekaligus, termasuk wiper belakang, ketimbang satu-persatu. Hal tersebut dimaksudkan agar kinerja wiper keseluruhan menjadi lebih optimal. Pilihlah wiper dengan karet yang berkualitas atau tidak ‘murahan’ karena wiper berkualitas tentu akan lebih awet dan bekerja lebih baik. Usia pakai rata-rata wiper mulai dari enam bulan hingga maksimal setahun. Jadi, jika usia karet wiper Kamu sudah melewati anjuran waktu tersebut, jangan ragu untuk segera menggantinya dengan yang baru.

Isi Ulang Cairan Penyemprot Kaca

Cairan pembersih kaca Cairan penyemprot kaca juga membantu kinerja wiper menjadi lebih maksimal sehingga harus turut Kamu perhatikan. Jangan sampai tangki penyimpanan kosong serta gunakan cairan produk khusus untuk penyemprot kaca. Jangan gunakan campuran sabun sembarangan karena berpotensi menimbulkan masalah seperti kaca berdecit atau kaca menjadi terlalu licin sehingga kinerja wiper kurang optimal. Hindari juga pemakaian wax pada kaca depan, yang juga akan menghambat kinerja dari wiper.

Apabila saluran penyemprotan macet atau tidak berfungsi optimal, coba bersihkan menggunakan peniti, jarum, atau klip kertas. Cukup colok pada lubang kecil penyemprot untuk membersihkannya. Cara tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mengatur arah semprotan sehingga cairan akan mendarat di kaca yang dilalui oleh wiper.


Baca Juga :

QuickEdit

You Might Also Like

No comments

Post a Comment

[name=Zefy Arlinda] [img=http://res.cloudinary.com/momsodell/image/upload/v1521166151/Zefy.jpg] [description=Hai Saya Zefy, Hobi Makan-makan | Memasak | Jalan-Jalan.] (facebook=https://www.facebook.com/arlindazefy) (twitter=https://twitter.com/zarlinda) (instagram=https://www.instagram.com/zefyarlinda/)