Beragam Jenis Sate Di Indonesia

Beragam Jenis Sate Di Indonesia

Asal-usul sate konon berasal dari Bahasa Tamil (bahasa India, Singapura, dan Sri Lanka). Namun ada pula cerita menyebutkan nama sate berasal dari bahasa Tionghoa ‘sa tae bak’ yang artinya tiga potong daging. Akan tetapi teori ini diragukan karena secara tradisional, jumlah daging dalam setusuk sate Indonesia ada empat potong, bukan tiga.

Di Indonesia sendiri, ragam sate dimasak dengan cara yang hampir sama. Dibakar lalu dibumbui dengan bumbu kecap atau bumbu kacang. Berikut ini beragam sate di Indonesia yang patut icip:

Sate Padang

Jenis sate nusantara yang pertama berasal dari Sumatera Barat, biasa disebut dengan sate Padang. Biasanya terbuat dari daging atau jerohan sapi maupun kambing atau ayam yang direbus dengan bumbu lalu dipanggang. Ciri utama kuliner ini adalah kuahnya yang kuning terbuat dari tepung beras dicampur kaldu daging dan jeroan, kunyi, jahe, bawang purih, lengkuas, bubuk kari, garam, dan ketumbar.

Sate Ambal

Ini adalah satu asal Kebumen, Jawa Tengah. Sate Ambal biasanya terbuat dari daging ayam kampung. Bumbu yang digunakan bukan bumbu kacang tanah, tapi tempe tumbuk yang dicampur dengan cabai dan aneka bumbu lainnya. Sebelum dibakar, daging ayam dibalur bumbu selama 2 jam sehingga rasnaya nikmat. Sate ini dimakan dengan ketupat.

Sate Madura

Salah satu sate yang sangat populer di Indonesia. Seperti namanya, ini adalah kuliner khas Pulau Madura. Biasanya bahan dagingnya adalah daging ayam atau kambing dengan bumbu kecap manis dan gula jawa dicampur bawang putih, bawang goreng, kacang tanah goreng yang dihaluskan, petis, kemiri, dan garam. Itu untuk sate ayamnya. Sementara untuk sate kambing dihidangkan dengan kecap manis ditambah irisan bawang merah dan cabai rawit. Tapi ada juga varian daging kambing yang menggunakan bumbu kacang.

Sate Tegal

Sate satu ini berbahan kambing muda yang berusia sekitar 5-6 bulan.  Biasanya dipanggang dan disajikan dengan dua tusuk sate dengan isian empat potong daging dan lemak. Kadangkala juga diganti dengan jerohan kambing. Biasanya disajikan dengan kecap manis yang diencerkan dan dicampur irisan sabai, bawang merah, tomat hijau, dan nasi putih yang ditaburi bawang goreng.

Sate Blora

Sate khas Blora berupa sate daging dan kulit ayam. Sate ini lebih kecil dan biasanya mengadakan bumbu kacang, nasi, dan sup santan berbumbu.

Sate Ponorogo

Sate asal Ponorogo Jawa Timur ini berupa sate ayam bumbu kecang dengan irisan bawang merah dan cabai rawit serta jeruk nipis. Uniknya, setiap tusuknya hanya terdapat satu potong daging ayam yang diiris memanjang yang telah melalui proses bacem kemudian dihidangkan dengan lontong.

Sate Buntel

Sate buntel merupakan kuliner khas Solo atau Surakarta, Jawa Timur. Sate ini terbuat dari cincangan daging sapi atau kambing terutama bagian perut dan iga. Ukurannya besar mirip daging kebab.

Sate Makassar

Ini merupakan sate khas Sulawesi Sulatan. Ini terbuat dari jeroan sapi atau kambing dibumbui dengan saus yang terbuat dari belimbing. Rasanya asam dan pedas. Gurih dan savory.

Sate Banjar

Jenis sate ini unik, rasa bumbunya berbeda dari sate kebanyakan di Indonesia. Lebih encer dan warnanya merah kecokelatan.

Sate Pusut

Hampir sama dengan sate lilit, sate pusut khas Lombok ini terbuat dari daging cincang baik sapi, ikan, maupun ayam yang dicampur dengan parutan kelapa dan bumbu.

Sate Maranggi

Baca juga soal Sate Maranggi: Rahasia di Balik Kelezatan Sate Maranggi Khas Sunda
Sate ini terkenal di tanah Sunda. Bumbu khusus yang dilakukan yakni bunga kecombarang dan tepung ketan.

Sate Lilit

Ini adalah kuliner khas Bali di mana terbuat dari daging cincang berbahan sapi, ayam, ikan atau kura-kura. Daging cincang tersebut dicampur kelapa parut, santan kental, jeruk nipis, bawang merah, dan merica. Adonan ini akan dibungkus meliliti tusukan bambu, batang tebu atau batang serai lalu dipanggang.

Sate Bebek Tambak

Sate satu ini berasal dari Banyumas. Disajikan dengan bumbu manis kacang tanah atau bumbu pedas dengan irisan tomat serta mentimun.

Sate Kere

Ini merupakan sate vegetarian murah yang dibuat dari tempe gembus khas Kota Solo. Isitlah kere diambil karena bahan yang digunakan terbuat dari bahan murah khas orang miskin. Selain tempe gembus, biasanya sate ini dibuat dari usus, hati, dan daging sapi.

3 comments

  1. Ternyata banyak ya, jenis-jenis sate. Tapi favoritku tetap sate Padang hehehe...

    main ke blogku juga ya kak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. samaan kita dong ya hehee...sip, meluncur ke lokasi

      Delete
  2. Wah banyak juga macamnya. Kalau di tempatku cuma ada sate Madura dan sate Blora aja.

    ReplyDelete