Review Pompa ASI Manual Medela Harmony - Zarlinda

pompa asi medela

Okeh mom, waktunya kita ngereview pompa ASI yang sekarang ini nangkring cantik dan jadi salah satu penghuni di rumah. Menurutku review ini penting banget disampaikan supaya nanti bisa jadi referensi kalau ada yang mau beli pompa ASI. Supaya jangan kayak aku dulu yang bingung pas mau beli pompa ASI, iyes.

Ceritaku dan ASI

Hari pertama melahirkan Ichi adalah hari yang paling mengharukan untukku. Akhirnya mimpiku memiliki anak menjadi kenyataan, tangisnya pecah di ruang bersalin. Rasa sakit saat melahirkan hilang seketika, apalagi saat bidan meletakkan Ichi di dadaku. Mulutnya mangap-mangap mencari makanan, haru sekali. 

Tapi ada yang membuatku sedih kala itu, ternyata aku belum bisa memberikan banyak ASI untuk Ichi. ASI-ku belum keluar banyak. Aaaaaaaaaaaaaa.....................pengen nangis rasanya. Untung aku memiliki keluarga yang hebat. Mereka membantu menenangkan dan mencari cara agar aku memiliki banyak ASI untuk diberikan ke Ichi.

Ayah mencari jantung pisang kepok di pasar, karena ga nemu beliau sampai cari ke rumah temannya dan ke rumah saudara yang menanam pisang kepok. Konon katanya pisang kepok bisa melancarkan ASI. Ibu dan adikku nina membuatkan lauk untuk memperbanyak ASI. Aku dibuatkan bening sayuran ditambah irisan pete. What pete? Iyap, ada irisan pete pake kulit-kulitnya dalam sayurku. Aneh memang rasanya, tapi demi ASI aku lahap semua yang disajikan.

Alhamdulillah akhirnya ASI melimpah ruah, ye............................ Bahagia sekali. Para mom pasti paham betul gimana rasanya ini. Aku gendong si Ichi di pangkuan dan dia mulai menyusu, lahap sekali dia. Oh iya, ternyata ya hukum semakin banyak permintaan maka akan semakin banyak persediaan berlaku untuk ASI. Semakin banyak dan sering si kecil minum ASI maka akan semakin banyak pula ASI tersedia. Tapi dengna catatan si ibu makan dan minumnya cukup ya.

Anakku Ichi minum suusnya kuat, aku makan dan minumnya banyak walhasil ASI-ku melimpah. Aku harus pompa ASI supaya bisa jadi stok dan tidak ada yang terbuang sia-sia. Betul, aku hanya punya jatah libur alias cuti 40 hari setelah melahirkan. Hari ke 41 aku sudah harus masuk kerja, aku harus stok banyak ASI untuk anakku. Seorang teman yang baik meminjamkan pompa ASI-nya untukku. Senang sekali dong dapat pinjaman, ga perlu keluar uang. Eh...tapi pas coba mompa kok agak kurang cocok, agak sakit kalau dipake. Ya mungkin kurang cocok untukku, karena kulitku sensitif. Aku coba alternatif lain dan aku sekarang punya Madela Harmony Pompa ASI Manual.

Medela Harmony Pompa ASI Manual

pompa asi

Terimakasih untuk yang sudah mengenalkanku dengan pompa ASI medela ini. Yaela lebay banget sih ah, st............ga lebay lho. Bagi seorang ibu apa-apa yang bsia memperlancar keluarnya ASi dan menjaga stok asupan makanan si baby tetap cukup adalah hal yang sangat membahagiakan, tanya deh kalau ga percaya.

Suka dengan Medela Harmony Pompa ASI Manual? Kenapa?
Ya, aku suka sekali. Mungkin setiap orang punya pendapat yang berbeda ya, tapi suer kalau aku suka sekali. Alasannya:
1. Nyaman saat digunakan
Gimana ya, pas dipasang ukurannya itu pas banget untuk memompa. Saat dipasang langsung klop

2. Mudah dipasang, digunakan dan dibersihkan
Penting banget kan soal mudah ini, pemasangnnya mudah, mudah juga saat digunakan dan karena bongkar pasang mudah serta bentuknya yang pas kita juga mudah saat membersihkannya.

3. Tidak bersuara dan tidak kentara dalam memompa
Para mommy terutama pekerja paham pentingnya memompa tanpa suara. Secara kan kita misalnya memompa di kantor, kadang agak kurang enakan pas memompanya bersuara apalagi kalau rekan kerja ada pak bapak, ya kan? Aku ingat dulu sewaktu belum menikah ada rekan kerjaku yang memompa ASI. Padahal kan mompa ASInya di ruang tertutup tapi para cowok tetap tahu dan si mbak yang memompa ASI berasa ga enakan gitu.

4. Ringan dibawa
Kebayang kalau kita hrus bawa pompa ASI berat kemana-mana. Mompa ASI jadi males banget, untungnya di medela ini ringan.

5. Memompa ASI lebih banyak dengan metode stimulasi
Sebelum menggunkan pompa ASI aku jug acrai tahu tentang pompa cara kerja pompa ASI dan menurutku apa yang ada di Medela keren. Bedanya dengan pompa ASI lain si Medela ini ada metode stimulannya. Jadi saat awal memompa kita pake mode stimulan dulu, saat ASI mulai keluar baru kita masuk ke pompa. Ya, ini terbukti menghasilkan pompa ASI lebih banyak. Seorang teman yang baru sudha melahirkan kemarin meminjam sebentar untuk mencoba pompa, katanya dia sudah coba yang lain tetapi ASInya ga keluar. Tapi saat menggunakan Medela ASInya keluar, hore.......aku ikutan senang dengarnya.

6. Ada dudukannya
Ini mungkin terdengar sepele tetapi sangat berarti, iya dudukan botol. Dudukan botol ini membantu kita agar botol tidak terjatuh dan ASI tertumpah.

7. Harga terjangkau
Menurutku harganya sangat terjangkau dna bisa dibeli dimana-mana. Bisa lihat di toko bayi atau beli online.

Oh iya, selain hal di atas satu hal lagi yang aku suka dari pompa ASI ini adalah ada buku petunuk lengkapnya. Ga semua produk pompa ASI punya buku petunjuk selengkap ini. Ada bahasa Inggris, Spanyol, Taiwan, Arab, dan Indonesia. Buku ini menerangkan mulai dari fungsi setiap bagian, cara penggunaan, pembersihan dan perawatan.

pompa asi

Okeh, sejauh ini aku sangat suka dan recommended. Ga salah nih produk sering direkomendasikan.

Medela Purelan Nipple Cream

obat luka puting susu

Selain cerita tentang pompa ASI aku juga akan mereview cream obat lecet pada puting. Sebagai informasi, sekarang Ichi sudah punya gigi. Jadi apa hubungannya Medela Purelan 100 dengan tumbuhya gigi Ichi? Tumbuh gigi membuat anakku suka gemes dan gigit-gigit puting. Kadang refleks teriak dan merasa sakit, urusan lecet itu sudah biasa.

Pada tahu lah ya kan kalau si baby sudah gigit puting dan meninggalkan lecet tuh lecetnya ga bakalan sembuh seketika. Kita bakalan ngerasain perih berhari-hari, apalagi saat si baby mimik. Di satu sisi senang si beby mimik di sisi lain perihnya ga tahan. Seorang teman cerita kalau dia pake cream obat lecet purelan dan akhirnya purelan nipple cream sampai dengan selamat di rumah.

Bagaimana Purelan Nipple Cream?
Menurutku Medela Nipple Cream ini recommended. Aku kemarin nemunya ukuran 7 gram, ukuran pas untukku. Tapi sayang aku belum nemu nih produk di tempatku (Bengkulu). Atau mungkin aku yang ga pergi ke toko yang jual ga tahu juga hehe....walhasil online adalah pilihan terbaik. Kalau online banyak sekali yang jual, kita tinggal pilih mau beli dengan siapa.

Untuk pemakaian nih cream bagus sekali, kita tinggal oleskan ke puting yang lecet setelah dibersihkan. Ga perlu khawatir kalau si baby mau mimik, ini aman untuk mommy dan baby. Proses sembuh lecetnya juga cepat. Soal harga menurutku juga terjangkau, coba deh dicek.

Ada yang pernah pake produk Medela juga?

25 comments

  1. Pompa manual memang benar-benar konsep dimana aja dan kapan aja, karena gak perlu khawatir dengan batere penggerak sebagainya.

    ReplyDelete
  2. Belum pakai mba,,, dulu y manual klo pompa ASI yg gk Ada colokannya tuh,, boleh nih buat rekomendasi adikku yg br lhiran dn 3 bln lg dh mau kerja

    ReplyDelete
  3. dulu ku sempat pakai Medela tapi yang elektrik. Kalau yang manual ini membantu saat males ngecharge, hahah. Medela emang recommended!

    ReplyDelete
  4. Aku juga pakai medela zaman perah asi dulu mbak. Btw baru tau krim purelan. Enaknya, ini pasti bermanfaat sekali buat ibu2 menyusui yang putingnya sering luka saat menyusui atau pumping yaaa

    ReplyDelete
  5. Sekarang mau pompa asi serba praktis yah apalagi bagi yang bekerja jadi lebih simpel

    ReplyDelete
  6. Aku masih awam urusan pompa asi karena belum punya anak. Tapi sedikit-sedikit jadi tau kelebihan dari pompa asi manual ini, ternyata lebih praktis ya mba, nggak perlu repot nge-charge karena nggak pakai baterai.

    ReplyDelete
  7. Alhamdulillah mbak ada support sistem. Pengalaman asi anak pertama ku cukup bikin sedih. Asi sudah keluae sejak hari melahirkan padahal. Tapi malah aku babyblues. Medela ada yang manualnya juga to? Bagus ya kayaknya. Bisa buat masukan pompa asi untuk anak ketigaku nih

    ReplyDelete
  8. Bisa buat rekomendasi kakak yang mau lahiran nih. Cocok buat ibu pekerja nih. Ringan dibawa-bawa.

    ReplyDelete
  9. Pompa ASI sangat membantu. Aku juga sukanya pompa ASI yang manual. Kayaknya yang manual lebih aman.

    ReplyDelete
  10. Praktis banget bisa bawak kemana2 ringan juga enak dibawa. Apalagi kalo emak2 selalu penuh banyak bawaannya. Semua mau dibawa

    ReplyDelete
  11. denger dari sahabat yang udah pada punya anak mereka semua pada rekomendasiin pompa asi merk medela memang. katanya bagus. aku baru tahu kalau ada yang manualnya juga.

    ReplyDelete
  12. Cukup praktis digunakan ya, bisa pompa ASI kapanpun dan di manapun tak risih terlebih bagi ibu yang bekerja. Ada yang manual juga ya, tak perlu repot jika terlupa dicharge.

    ReplyDelete
  13. Brand ini sudah terkenal banget sejak dulu, sejak aku anak pertama thn 2010 aja uda terkenal bagus
    Apalagi sekarang ya, makin bagus inovasinya

    ReplyDelete
  14. Komplit ya Mba, ada creamnya pula yang ngobatin lecet puting
    kayaknya memang semua bunda, mengalami masalah lecet ya Mba
    makasih banget ilmunya mba, aku jadi belajar ancang-ancang nih kalo punya anak kelak

    ReplyDelete
  15. belum pernah pake yang manual dari medela..kalao yang ketrik sudah pernah dan ternyata nyaman banget..apalagi yang double pump

    ReplyDelete
  16. Jadi ini dua hal yang melengkapi ya, nggak perlu bingung misah-misah kalau mau beli masing-masing produk. Creamnya oke tuh kalau buat rekomendasi teman-teman saya yang mau punya baby :3

    ReplyDelete
  17. Terima kasih untuk informasinya,mba.
    Bisa saya jadi refrensi jika sudah punya istri kelak.
    Jika memang beliau butuh alat bantu ini harus dicari dengan rasa nyaman, aman pas digundakan dan harga terjangkau.

    ReplyDelete
  18. Pas ya buat ibu-ibu yang bekerja, tapi masih ada tanggungan untuk tetap memenuhi kebutuhan asi anaknya. Mungkin nanti kalo aku udah sampai pada masanya bisa coba juga hehehe

    ReplyDelete
  19. Pompa asi manual yang mempermudah para ibu untuk mengumpulkan asi dalam botol ini bagus juga walaupun diambil secara manual gitu

    ReplyDelete
  20. Hah pete? Enak tu dilalap hehe.
    Btw keren keluarga mendukung ya utk pemberian ASI, emag itu udah yg paling utama sih :D
    AKu dulu jg pakai medela buat pumping mbak, emang merek yang paling direkomendasikan banyak busui :D

    ReplyDelete
  21. Alat pompa ASI menjadi kebutuhan primer ibu menyusui yang bekerja. Saya pun pakai ini waktu si bungsu masih bayi dan saat itu saya msh bekerja. Tanpa suara, aman, tenang ��

    ReplyDelete
  22. Aku belum pernah pake mba. (Belum nikah soalnya. Haha) but, honestly penasaran gimana cara pakenya. Haha. Tp kalo ada petunjuknya, bisa lah ya nanti kapan2 kalo butuh. Thx sharingnya mba

    ReplyDelete
  23. Pompa asi memang perlu banget SII , saya ngerasain waktu Lian lahir tidak bisa hisap puting karena putingnya ke dalem . Pengen nangis rasanya akhirnya d pompa dulu br d kasih , sekarang si SDH LBH mudah y pompanya kalau dulu manual. Kerja keras buat Mompa dapetnya sedikit

    ReplyDelete
  24. Kok bentuknya beda sama yang biasa aku lihat ya mbak. Ini lebih stabil kayaknya. Bisa duduk sendiri.

    ReplyDelete