Theme Layout

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

yes

Featured Slider Styles

[Boxedwidth]

Display Trending Posts

yes

Display Instagram Footer

No

Dark or Light Style

Powered by Blogger.

Search This Blog

Labels

Pages

Hallo
Hai Perkenalkan namaku Zefy Arlinda, panggil saja dengan Zeze. Hobi Makan-makan | Memasak | Jalan-Jalan.
Bagi teman-teman yang berminat untuk menawarkan Kerjasama bisa contact

Happy Reading

Featured Slider

Zefy Arlinda

7 Penyakit ini Sembuh dengan Bunga Bakung


bunga bakung
sumber: jualbibitpohon.id

Tanaman Bakung merupakan bagian dari genus Lilium, nama tanaman ini dalam bahasa inggris lily. Ada sekitar 100 suku dalam keluarga Bakung (Liliaceae). Tanaman ini bisa menyesuaikan diri dengan habitat hutan, seringkali pegunungan, dan kadang-kadang habitat rerumputan. Beberapa mampu hidup dirawa. Pada umumnya tanaman ini lebih cocok tinggal di habitat dengan tanah yang mengandung kadar asam yang seimbang.


Bakung biasanya memiliki tangakai yang kokoh. Kebnayakan suku Bakung membentuk umbi polos dibawah tanah. Di beberapa suku di Amerika Utara dasar dari umbi ini berkembnag menjadi rizoma. Bunga bakung yang besar memiliki tiga daun bunga, acapkali wangi, dan terdapat dalam berbagai warna dari putih, kuning, jingga, merah muda, merah, ungu, warna tembaga, hingga hampir hitam. Terdapat pula corak berupa bintik-bintik.

Bunga Bakung seringkali menjadi tanaman penghias halaman, ada beberapa warna dari bunga Bakung, mulai dari kuning, merah, merah dan putih, namun di Indonesia lebih banyak dijumpai yang warna putih. Menurut kepercayaan Cina, Mesir dan Arab bunga Bakung dapat melindungi dari penyakit atau wabah yang menular jika ditanam di pekarangan rumah.

Kandungan Obat
Bunga bakung bersifat panas dan kering. Sifat dasarnya bisa mematangkan luka bernanah yang sudah menyerang syaraf. Bunga ini memiliki energi pembersih, penyedot dan penarik yang kuat. Bila dimasak dan diminum airnya atau dimakan setelah direbus, bisa merangsang muntah dan menyedot lendir di pusat lambung. Bila dimasak dengan campuran madu dan ervil atau bunga miju-miju, berkhasiat membersihkan kotoran koreng dan mematangkan jenis koreng yang sudah matang.

Putiknya bersifat panas stabil dan lembut, berkhasiat mengobati pilek dingin, memiliki daya kontaminasi yang tinggi, mampu membuka sumbatan otak dan hidung. Berkhasiat juga mengobati lendir dan unsur hitam, namun justru membuat pusing kepala yang sudah panas. Bila dibakar dan dikeluarkan biji kerasnya lalu ditanam, maka akan tumbuh berlipat ganda. Orang yang biasa mencium baunya pada musim semi akan terbebas dari penyakit suka mengigau di musim panas. Berkhasiat juga mengatasi sakit kepala akibat riak dan kebanyakan enzim. Bunga ini juga memiliki aroma yang harum yang dapat memperkuat jantung dan otak, berkhasiat mengobati banyak penyakit.

Selain itu, bunga Bakung mengandung flavonoid, saponin dan tanin, sedangkan pada umbi, akar serta biji mengandung alkaloid, likorin, krinin dan asetilkorin. Efek farmakologis yang dimiliki bunga Bakung ini di antaranya sebagai peluruh kencing, anti inflamasi, mencegah pendarahan dan mengobati luka. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan adalah bagian umbi, daun, akar atau seluruh herba, baik segar maupun kering dapat dimanfaatkan untuk mengobati beberapa penyakit.

Pemakaian umbi Bakung harus hati-hati karena beracun. Keracunan ditandai dengan sakit perut, dan disusul dengan diare yang hebat denyut nadi yang cepat, pernapasan tidak teratur, dan panas yang tinggi. Sebagai pertolongan pertama pompa lambung supaya penderita muntah, lanjutkan dengan memberi minum teh kental. Atau 40 ml cuka beras utih yang dicampur dengan 30 ml jus jahe segar yang diencerkan dengan air secukupnya digunakan untuk kumur-kumur.

Tanaman Bakung dapat digunakan untuk mengobati bengkak di tangan dan kaki, borokan, luka terkena panah beracun, peluruh keringat, peluruh muntah, pembengkakan kelenjar limpa pada selangkangan dan ketiak, peluruh kencing, patek ( frambusia ), dan rematik sendi.

Ramuan dan Penyakit yang Bisa Disembuhkan
Selain sebagai penghias, dalam beberapa penelitian mengungkapkan bahwa bunga Bakung mempunyai manfaat sebagai analgesik, antibengkak dan ekspetoran bagi tubuh. Oleh karena itu, dalam pengobatan tradisional bunga Bakung juga digunakan sebagai bahan untuk mengobati beberapa permasalahan.

Obat Sakit Pinggang
Haluskan 10 g daun bunga Bakung dan 10 g jahe merah, kemudian balurkan kebagian pinggang yang sakit.

Obat Luka Memar
Ambil daun bunga Bakung lalu olesi dengan minyak kelapa, kemudian layukan diatas api selanjutnya ditempelkan ke bagian yang sakit.

Obat Sakit Gigi
Tumbuk halus akar bunga Bakung yang sudah di cuci bersih secukupnya, kemudian tempelkan pada gigi yang sakit.

Obat Keseleo
Layukan daun bunga Bakung di atas api kemudian tempelkan pada bagian yang keseleo.

Obat Borok ( Ulkustripikum )
Tumbuk halus daun bunga Bakung yang segar secukupnya, kemudian peras dan ambil airnya. Airnya dibalurkan merata ke bagian borok.

Melancarkan Buang Air Kecil
Daun bunga Bakung di olesi dengan minyak kelapa, kemudian ditempelkan pada daerah kandung kencing.

Obat Penyakit Frambusia
Tumbuk hingga halus 20 buah Bakung putih dan 2 cangkir beras merah. Tambahkan air secukupnya dan masak hingga mendidih. Ramuan digunakan untuk mengusap bagian tubuh yang terkena frambusia.
Lakukan 2-3 hari sekali.

Baca juga: Bunga anyelir


QuickEdit

You Might Also Like

No comments

Post a Comment

[name=Zefy Arlinda] [img=http://res.cloudinary.com/momsodell/image/upload/v1521166151/Zefy.jpg] [description=Hai Saya Zefy, Hobi Makan-makan | Memasak | Jalan-Jalan.] (facebook=https://www.facebook.com/pita.oranye) (twitter=https://mobile.twitter.com/ArlindaZefy) (instagram=https://www.instagram.com/zarlindazeze/)