Theme Layout

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

yes

Featured Slider Styles

[Boxedwidth]

Display Trending Posts

yes

Display Instagram Footer

No

Dark or Light Style

INDAHNYA KOLABORASI PADA PROGRAM BDI DI KELURAHAN KEBUN KELING


Setiap orang yang sudah kenal dengan program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) pasti sangat familiar dengan kata kolaborasi. Sebuah kata sederhana penuh makna yang mampu membuat banyak perubahan. Perubahan yang dihasilkan macam-macam bentuknya, bisa saja perubahan sikap, perubahan keadaan ekonomi, perubahan keadaan lingkungan masyarakat dan sebagainya. Seperti halnya yang terjadi di Kelurahan Kebun Keling. Siapa sangka tempat yang biasa dan terkesan kumuh itu menjelma menjadi indah dan baik.


Sama seperti Kelurahan Pintu Batu, Belakang Pondok, Rawa Makmur dan Dusun Besar. Kelurahan Kebun Keling juga merupakan salah satu penerima dana Bantuan Dana Investasi (BDI) sebesar Rp 500.000.000,- pada tahun 2017. Dana ini diperuntukkan untuk menuntaskan kumuh di kelurahan tersebut.

BKM dan masyarakat semangat memanfaatkan dana tersebut untuk menuntaskan kekumuhan di wilayah mereka. Saat dana turun pada pertengahan tahun 2017 BKM dan seluruh lapisan masyarakat serta didampingi oleh Tim Fasilitator 6 mulai mengerjakan kegiatan yang telah direncanakan. Pada bulan Oktober 2017 kegiatan sudah memasuki tahapan finishing. Tetapi ada  kekurangan yang mulai nampak dengan BKM dan masyarakat Kebun Keling.

Mereka mulai melihat bahwasanya apa yang mereka perbaiki sudah baik, apa yang mereka bangun juga dengan kualitas baik tetapi maish kurang sedap dipandang. Harus ada sentuhan indah pada kegiatan mereka sehingga apa-apa yang telah dibangun dapat menjadi sesuai harapan, atau biasa disebut proses beautifikasi. Tetapi apalah daya, ternyata dana BDI yang telah dikucurkan tidak cukup lagi untuk melakukan proses ini. Seperti kita ketahui bahwa biasanya proses beautifikasi memerlukan cat sebagai pewarna dan itu perlu dana.


BKM dan masyarakat mulai mencari celah untuk mendapatkan dana untuk proses beautifikasi ini. Mereka mulai berkomunikasi dengan Tim Faskel, Tim Korkot dan pihak pemerintahan. Siapa duga ternyata pihak Perkim Kota Bengkulu menyambuat baik harapan masyarakat Kebun Keling. Melalui Teh Rini (perwakilan dari Perkim) pihak Perkim menyatakan komitmen mereka untuk berkolaborasi dengan program KOTAKU pada kegiatan BDI di Kebun Keling. Perkim menyalurkan dana sebesar Rp 10.000.000,- untuk proses beautifikasi di lokasi penanganan kumuh Kebun Keling. Komitmen ini disambut bahagia oleh semua pihak, karena selain wilayah Kebun Keling akan menjadi cantik ini artinya kolaborasi program KOTAKU dan pemerintah daerah berjalan baik.


Tanpa membuang-buang waktu masyarakat Kebun Keling langsung memanfaatkan dana dari Perkim untuk mempercantik kelurahan mereka. Mereka menanam bunga, menata dan mengecat kegiatan fisik di lapangan. Siapa sangka kegiatan infrastruktur di Kelurahan Kebun Keling menjadi lebih indah dari yang dibayangkan, kolaborasi itu indah.

Baca juga: Swadaya Masyarakat Pintu Batu
QuickEdit

You Might Also Like

No comments

Post a Comment

[name=Zefy Arlinda] [img=http://res.cloudinary.com/momsodell/image/upload/v1521166151/Zefy.jpg] [description=Hai Saya Zefy, Hobi Makan-makan | Memasak | Jalan-Jalan.] (facebook=https://www.facebook.com/arlindazefy) (twitter=https://twitter.com/zarlinda) (instagram=https://www.instagram.com/zefyarlinda/)