Theme Layout

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

yes

Featured Slider Styles

[Boxedwidth]

Display Trending Posts

yes

Display Instagram Footer

No

Dark or Light Style

Waspada Rabies (Penyakit Anjing Gila)



Beberapa saat kemarin aku banyak melihat berita tentang anjing yang terkena rabies di TV. Anjing yang terkena rabies terlihat tidak sehat dan ternyata dapat menularkan penyakit ke manusia, bahkan bisa menyebabkan kematian. Jadi untuk kali ini mari kita bahas cerita tentang rabies.

Apa itu rabies?

Rabies adalah penyakit menular yang bersifat ZOONISIS (dapat menular dari hewan ke manusia). Rabies disebabkan oleh virus lyssaviruses, virus ini menyerang mamalia. Ini berarti sebenarnya seluruh mamalia bisa terjangkit virus penyebab rabies, tetapi memang kebanyakan yang terjangakit virus penyebab rabies adalah anjing. Parahnya virus lyssaviruses ini menyerang otak dan sistem syaraf sehingga bisa menyebabkan kematian.

Bagaimana penularan rabies?

Rabies bias ditularkan kepada manusia atau hewan melaui:
  1. Luka gigitan hewan penderita rabies. Anjing penderita rabies rentan sekali menggigit manusia, sering terjadi kasus anjing gila menggigit manusia. Melalui luka gigitan tersebut air liur si anjing masuk ke dalam tubuh manusia dan mulai menyerang otak dan sistem syaraf.
  2. Luka yang terkena air luir hewan atau manusia yang terkena rabies.

Pola penggigitan:

Biasanya penggigitan terjadi karena hewan merasa terganggu. Seperti dipukul, diseret ekornya, digoda saat sedang tidur, atau mereka merasa si pengganggu telah mngancam anaknya. Anjing yang sedang memiliki anak akan lebih mudah marah dengan orang yang medekat sebagai bentuk proteksi kepada anak-anaknya.. Intinya jangan mengganggu anjing dalam bentuk apapun.

Penggigitan tanpa sebab atau provokasi

Hewan pengidap rabies bisa saja menyerang dan menggigit manusia tanpa ada penyebab apapun. Bisasanya anjing yang melakukan hal ini adalah anjing liar atau anjing yang diliarkan oleh pemiliknya. Anjing-anjing inilah yang menyebabkan sering terjadi rabies, apalagi menggigit lebih dari satu orang. Biasanya berdasarkan pengamatan anjing tersebut kemungkinan besar terjangkit virus rabies.

Apa tanda-tanda rabies pada hewan?

Masa inkubasi atau jarak waktu antara saat penggigitan terjadi sampai munculnya gejala rabies umumnya 30-50 hari. Pada anjing akan muncul setelah 10-14 hari sedangkan pada manusia bisa mencapai 9 bulan setelah terinveksi atau malah tahunan.

Bentuk ganas rabies

Bentuk ganas rabies adalah hewan mati 2-5 hari setelah muncul gejala. Gejala tersebut adalah:
  1. Hewan penakut atau galak.
  2. Mereka senang bersembunyi di tempat gelap dan dingin.
  3. Hewan lebih suka menyendiri dan agresif. 
  4. Hewan yang terjangkit rabies biasanya tidak menurut dengan majikannya.
  5. Nafsu makan hilang
  6. Air luir meleleh tak terkendali
  7. Menyerang dan menggigit apa saja yang bergerak
  8. Memakan benda asing yang bukan makanan seperti batu, kayu dan lainnya
  9. Kejang-kejang dan disusul kelumpuhan
  10. Ekor menyisip di antara 2 paha

Bentuk diam rabies

Selain bentuk ganas adapula bentuk diam rabies:
  1. Hewan bersembunyi di tempat yang gelap dan sejuk
  2. Kejang-kejang berlangsung sangat singkat, bahkan seringkali tidak terlihat
  3. Lumpuh
  4. Tidak dapat menelan
  5. Mulut terbuka
  6. Air liur keluar berlebihan
  7. Mati

Gejala rabies pada manusia

Ada bebverap gejala rabies pada manuia yang harus kita kenali:
  1. Riwayat gigitan
  2. Nafsu makan hilang
  3. Sakit kepala
  4. Tidak bisa tidur
  5. Demam tinggi
  6. Mual/muntah
  7. Pupil mata melebar
  8. Bicara tak karuan
  9. Ingin bergerak dan nampak kesakitan
  10. Takut air
  11. Peka terhadap suara keras
  12. Peka terhadap cahaya
  13. Peka terhadap udara
  14. Air liur keluar berlebihan
  15. Kejang-kejang yang diikuti kelumpuhan dan kahirnya meninggal dunia (4-5 hari setelah gejala klinis muncul)
Ada sebuah kisah menyedihkan dari Ibuku. Dulu sewaktu masih gadis beliau dan nenek pernah menyaksikan seorang anak meninggal dunia karena rabies. Jadi ceritanya si anak melolong seperti anjing beberapa saat sebelum meninggal. Memilukan sekali melihats eorang anak yang kejang, melolong dan akhirnya meninggal. Konon ternyata setahun sebelum meninggal si anak pernah digigit anjing tetapi tidak langsung diobati. Menurut orang tuanya gigitan tersebut tidak parah sehingga tidak perlu dibawa kedokter untuk disuntik dan diobati. Setahun setelah gigitan tersebut gelaja rabies mulai muncul pada si anak. Seperti yang sudah kita bahas di atas gejala rabies pada manusia munculnya lama, bisa muncul setelah 9 bulan lebih atau bahkan tahunan.

Tindakan jika terjadi gigitan

Jika terjadi gigitan anjing maka harus segera ditangani, jangan sampai hal-hal tidak diinginkan terjadi. Lalu apa yang harus dilakukan jika terjadi gigitan? Untuk penggigit:
  1. Tanggap anjing yang menggigit dan laporkan kejadian ke dinas peternakan setempat
  2. Obeservasi anjing tersebut selama 14 hari
  3. Jika anjing yang menggigit masih hidup berarti negatif rabies, maka tinggal dilakukan vaksinisasi
  4. Jika anjing atau hewan tersebut mati maka segera laporkan dan kirimkan hwan tersebut ke laboratorium kesehatan hewan setempat
Sedangkan untuk manusia yang digigit:
  1. Segera cuci luka gigitan dengan air mengalir dengan sabun selama 5-10 menit
  2. Beri luka yodium atau alkohol 70%
  3. Segera pergi ke puskesmas atau dokter terdekat untuk segera mendapatkan pengobatan
Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi dinas peternakan, dokter hewan atau pusat kesehatan setempat. Yuk sama-sama cegah rabies. 


QuickEdit

You Might Also Like

No comments

Post a Comment

[name=Zefy Arlinda] [img=http://res.cloudinary.com/momsodell/image/upload/v1521166151/Zefy.jpg] [description=Hai Saya Zefy, Hobi Makan-makan | Memasak | Jalan-Jalan.] (facebook=https://www.facebook.com/arlindazefy) (twitter=https://twitter.com/zarlinda) (instagram=https://www.instagram.com/zefyarlinda/)