02 October 2017

Mengapa tidak tanam sendiri strawberry cantiknya?

strawberry
Strawberry
Siapa suka buah strawberry? Ayo angkat tangan!!!!!

Banyak juga yang angkat tangan ya, termasuk aku. Aku juga suka buah strawberry. Entah sejak kapan aku kenal dengan buha ini, kalau tidak salah semenjak SD. Pertama lihat di TV dan langsung jatuh cinta dan pada saat belum tahu kalau ternyata rasanya asam. Aku jatuh cinta kerena bentuk dan warnanya yang aku anggap sangat cantik. Dulu aku selalu berpikir kalau rasa buah cantik itu adalah manis.

Setelah cicip buah strawberry bagaimana reaksiku? Hahahhaaa, bisa dibayangkan. Aku mengernyitkan dahi dan memejamkan mata karena rasa asam yang diterima oleh lidah. Astagah, buah yang akuharapkan manis itu ternyata asam! Lalu apakah aku tidak menyukai buah ini lagi? Tidak, aku tetap cinta kok. Aku suka dengan asam segarnya, manisnya juga tetap ada kok walaus sedikit.

Sewaktu jalan-jalan ke Curup aku melihat kebun strawberry, cantik sekali. Aku berniat menanam sendiri di rumah, walau awalnya agak ragu karena kabarnya buah ini cocok ditanam di daerah dingin, sedangkan tempat tinggalku adalah daerah panas. Karena nekat dan terlanjur jatuh cinta aku tetap membeli bibit strawberry dan diketawakan oleh orang-orang di rumah. Mereka tidak percaya kalau batang strawberryku akan tumbuh dan berbuah.

Ok, kita buktikan!

Aku membeli satu batang bibit strawberry dalam polybag hitam. Konon kata penjual bibit saudaranya di Bengkulu juga menanam buah strawberry dan berbuah. Aku jadi tambah semangat.

Awalnya aku membiarkan strawberry di dalam polybag untuk beberapa saat, kita harus memberikan waktu kepada tanaman untuk beradaptasi dengan perubahan cuaca.Karena Curup adalah daerah pegunungan yang dingin dna Bengkulu adalah daerah pantai yang panas.

Walhasil ternyata strawberryku tumbuh dan berbuah. Aku memutuskan memindahkan si strawberry ke  dalam pot yang lebih besar.

Aku menanam strawberry dalam sebuah pot yang sudah diisi tanah belian dari taman bunga. ampurna tanah belian ini adalah, pupuk kandang, kulit padi dan tanah dengan perbandingan 1:1:1. Kalau video di bawah adalah video ssebelum si strawberry dipindah ke pot besar.



Strawberryku tumbuh dan berbuah walau di daerah panas. Jadi mengapa tidak tanam sendiri strawberry cantiknya?

2 comments:

  1. Hahahah reaksimu sama kayak aku. Pertama kali nyoba strawberry, dan asam, lgs sedikit down sih ama si buah merah ini :p. Tapiiiii pas aku ke bulgaria, dan sempet nyobain strawberry di sana, ealah kok rasanya manis mba :p. Ga ngerti juga apa krn daratan eropa lbh dingin, makanya buah2 berry2an seperti ini jd manis yaa.

    Jadinya, Kalo k kebun strawberry di indo, aku paling suka buahnya di jus aja. Supaya bisa dicampur susu, jd rasanya lbh mantep :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. seriusan manis mbak? kayaknya aku harus ke Bulgaria dulu, cari bibit strawberry hehehee

      Delete

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES