Tuesday, 5 September 2017

Pembukaan Workshop Internalisasi Cagar Budaya di Bengkulu

workshop internalisasi cagar budaya
Gubernur Bengkulu
Halo teman-teman dunia maya, ada info penting binti banget nih. Infonya Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Jambi menggelar workshop, workshop tentang peningkatan karakter peserta didik dan komunitas pendidikan melalui internalisasi cagar budaya di Provinsi Bengkulu. Mengapa ini dilakukan? Hal ini dilakukan agar seluruh masyarakat Indonesia lebih menghayati nilai-nilai yang terkandung dan melekat pada objek cagar budaya yang dimiliki Indonesia.

Tadi, BPCB Jambi Muhammad Ramli menjelaskan bahwa dengan mengenal cagar budaya di kotanya, diharapkan nanti akan membuka kesadaran pelestarian cagar budaya di masa mendatang.

Lalu mengapa Bengkulu yang dipilih menjadi tempat pelaksanaan kegiatan? Ternyata Bengkulu dipilih karena memiliki banyak bangunan dan benda cagar budaya yang mempunyai nilai historis. Ehem ehem ehem, ini adalah keputusan yang sangat tepat. Kita semua tahu kalau di Bengkulu ada rumah pengasingan Bung Karno, ada masjid Jamik yang menjadi hasil kreasi Bung Karno di Bengkulu, ada rumah Ibu fatmawati, ada tugu Thomas Pahr, ada benteng Marlborough dan ada juga makam Inggris.  

Oh ia, ada juga kabar baik yang aku dengar dari Pak Gubernur t (Dr. Rohidin. M.) tadi melalui kata sambutannya. Beliau menceritakan bahwa insyaallah dalam waktu dekat Gubernur dan teman-tean akan silaturahmi dengan anak-anak pak Karno untuk membicarakan tentang revitaslisasi rumah pengasingan Bung Karno di Bengkulu. Semoga berjalan lancar ya Pak.


4 comments:

  1. keren euhhh acaranya.. coba hari libur, pasti lebih rame

    ReplyDelete
  2. Keren acaranya . semoga history di bengkulu kembali terangkat dan dikenal

    ReplyDelete

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES