11 September 2017

Kunjungan ke Rumah Pengasingan Bung Karno


rumah pengasingan bung karno di bengkulu
Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu di bawah mendung
Sayang, aku mau beli bedak dulu. Sayang mau ikut?

Itu adalah kalimat yang terlontar dari mulutku sore kemarin. Aku ada niatan beli bedak di salah satu mall di Kota Bengkulu. Pak suami akhirnya memutuskan untuk ikut aku ke mall, mungkin beliau takut aku kalap dan banyak beli yang lain-lain hehehe......

Sebenarnya aku ingin ikut kunjungan ke sini bersama dengan teman-teman Blogger Bengkulu (BoBe). Kalau tidak salah tanggal 2 September lalu mereka ke sini dan ke benteng Marlborough. Media Center Provinsi Bengkulu memberitahukan bahwa kami bisa dapat akses untuk jalan ke dua lokasi bersejarah ini ditemani dengan pemandu. Jadi member Blogger Bengkulu bisa menanyakan berbagai hal yang mereka ingin tahu. Sekalian BoBe bisa melihat kondisi kedua tempat ini setelah sah berada di bawah pengawasan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi. Kabar yang aku dapat sekarang menjadi lebih kece. Tetapi karen ikut suami ke desa aku batal ikut pergi dengan teman-teman BoBe. Baiklah itu hal biasa, kita lanjut ceritanya.

Kami berangkat setelah solat asar dengan motor kesayangan, caileeee...........

Ia, karena alhamdulillah memang baru punya motor, semoga sebentar lagi bisa beli mobil, aamiin.

Saat kami baru keluar dari gang rumah tiba-tiba aku bilang, nanti kita ke rumah pengasingan Bung Karno dulu ya yang. Dia langsung pasang wajah terkejut tetapi setuju untuk jalan-jalan dulu. Ia dong, kita itu butuh refreshing, lagian rumah pengasingan Bung Karno tidak jauh dari rumah dan mall tujuan. Hanya dalam waktu 7 menit kami sampai ke rumah pengasingan Bung Karno, parkir di luar pagar dan langsung masuk ke halaman rumah.

Rumah pengasingan Bung Karno di Bengkulu berlokasi di Jl. Sukarno Hatta, Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu. Rumah ini memiliki halaman yang luas dan cantik. Lihat saja nih fotonya. Di bagian kiri rumah ada tempat duduk untuk bersantai lho, jadi cocok untuk penyejukan mata dan jiwa. Aplagi saat pergi kemarin cuaca sedikit mendung, jadi sejuk-sejuk asik .

halaman rumah pengasingan bung karno
Foto Halaman Rumah Pengasingan Bung Karno
Untuk masuk ke dalam rumah kita dikenakan biaya sebesar Rp 3.000,- per orang. Tergolong murah untuk sekelas wisata sejarah (menurutku). Setelah membayar uang retribusi aku langsung masuk dan mulai mengeksplorasi rumah.

Rumah ini terdiri dari teras rumah, ruang kerja Bung Karno yang terletak di sebelah teras, kamar tidur Bung Karno dan Ibu Inggit (istri pertamanya), kamar tidur tamu, kamar tidur Ratna Djuami dan Kartika/Sukarti, ruang tamu, dan teras belakang. Pada setiap ruangan terdapat foto-foto sejarah Bung Karno selama di Bengkulu. Coba lihat nih foto di bawah, banyak foto bergantungan, tiap foto diberi penjelasan di bawahnya. Ini sangat membantu para wisatawan yang datang, jadi wisatawan paham foto apa yang terpajang di sana.

Ruang Kerja Bung Karno
Seperti yang sudah aku singgung di atas, setiap ruangan di rumah pengasingan ini penuh dengan foto sejarah. Foto-foto yang tergantung di ruang kerja Bung Karno rata-rata adalah hasil karyanya selama di Bengkulu. Ada foto Masjid Jamik yang merupakan hasil rancangannya, ada juga rumah hasil rancangan beliau di Jl. Prof. Dr. Hazairin, dan lain sebagainya. Selain foto-foto di ruang kerja ini terdapat sebuah meja dan sebuah kursi kerja. Sepertinya itu adalah replika dari meja dan kursi kerja beliau pada masa itu.

kamar rumah pengasingan bung karno
Ruang Kerja
Kamar Tamu
Aku menyempatkan diri berselfie ria di kamar tamu rumah pengasingan Bung Karno ini. Aku kan tamu nih, berarti ini kamar milikku hehhehe.... Kamar tamu ini berisi foto-foto sejarah, koleksi buku dan seragam pementasan drama. Salah satu cara beliau untuk mendekatkan diri dengan masyarakat ya dengan pementasan drama. Nama kelompok drama bentukan Bung Karno adalah "Monte Carlo". Mendengar Monte Carlo kok aku jadi ingat film telenovela. Tapi ini bukan telenovela ya, catat.

zefy arlinda
Foto di Kamar Tamu 
Untuk koleksi buku, bukunya rata-rata berbahasa Belanda. Ya, bahasa Belanda. Aku memandang sedih, karena aku tidak paham apa isi buku-buku tersebut (baca "aku tidak paham bahasa Belanda"). Lihat lemari buku ini teman-teman, banyak kan? Rumah ini memiliki beberapa lemari buku seperti ini. Konon kabarnya Bung Karno adalah orang yang gemar membaca, jadi koleksi bukunya memang banyak.

Ini adalah sindiran untuk kita semua, masa Bung Karno yang dulu diasingkan saja sempat-sempatnya punya banyak koleksi buku dan hobi membaca sedangkan kita tidak. Seharusnya kita yang hidup di zaman serba mudah dan bukan dalam diasingkan ini lebih gemar membaca dari baliau. Kita harus punya lebih banyak koleksi buku dari beliau. Hobi foto-foto boleh lanjut, main games lanjut tapi hobi baca juga harus tetap lanjut, malu dengan Bung Karno.

koleksi buku rumah pengasingan bung karno
Koleksi Buku Bung Karno
Kamar Bung Karno dan Bu Inggit
Kamar ini berisi tempat tidur dan beberapa foto sejarah.

rumah pengasingan bung karno
Aku numpang foto
Sebenarnya kalau tidak tahu malu aku akan berfoto ria di atas kasur putih itu lho, tetapi karena aku adalah salah seorang anak bangsa yang baik aku fotonya dari jauh saja deh. Foto dari jauh tetap bagus kok, kalau kata anak zaman sekarang itu "tetap kece".

Kamar Tidur  Ratna Djuami dan Kartika/Sukarti
Sama dengan kamar tidur Bung Karno dan Bu Inggit. Kamar ini berisi beberapa foto sejarah dan sebuah tempat tidur. Oh ia, info tambahan untuk kita semua. Ratna Djuami dan Kartika/Sukarti adalah dua orang anak angkat Bung Karno.

Teras Belakang
Teras belakang bagus lho, teras ini cukup luas untuk tempat bercengkrama. Kalau sekarang di teras belakang ini menjadi tempat pengelola menjajakan oleh-oleh kas Bengkulu. Mulai dari makanan, souvenir dan pakaian ada di sini. Jadi para wisatawan tidak perlu repot-repot mencari oleh-oleh kalau main ke Bengkulu.

Di depan teras belakang ada gudang penyimpanan, halaman belakang dan sebuah sumur yang terkenal kemana-mana. Katanya sih ya, air sumur ini segar dan jernih jadi bagus untuk kecantikan. Air ini bisa membuat orang awet muda. Gara-gara mitos yang entah dari mana asalnya itu si sumur jadi terkenal, walhasil banyak para wisatwan yang cuci muka di sana. 

Sebenarnya cuci muka dengan air bersih itu memang bagus, itulah mengapa kita yang muslim diwajibkan sholat 5 waktu hehehe.... Tapi ya air mana saja, yang penting airnya bersih dan mensucikan, begitu lho. Kalau mitos itu aku jujur aku tidak tahu kebenarannya.

halaman belakang rumah pengasingan bung karno
Halaman Belakang Rumah
Ruang Tamu
Aku hampir lupa membahas tentang ruang tamu. Ruang tamu rumah pengasingan Bung Karno ini diisi oleh satus set kursi tamu, sebuah sepeda yang biasa digunakan oleh Bung Karno dan beberapa foto. Walau ini adalah ruang tamu kalian kalau datang jangan duduk di kursi tamu itu ya. Pengunjung dilarang untuk duduk di sana, sepertinya ini dilakukan agar barang-barang yang ada tetap awet dan bisa disaksikan oleh seluruh generasi bangsa Indonesia. Untung ada tulisannya kalau pengunjung dilarang duduk di sana, kalau tidak mungkin aku sudah duduk cantik.


Setelah puas berkeliling di dalam rumah aku mengajak suamiku untuk pulang dan melanjutkan beli bedak di mall tujuan. Sebelum pulang kami foto dulu dong, pengabadian kejadian. Kan kalau ada foto kita punya kenangan yang bisa dibagi dan bisa upload. Lagian siapa tahu nanti suatu saat kami jadi pemimpin bangsa ini uhuk uhuk uhuk uhuk (keselek).

kami di rumah pengasingan bung karno
Aku dan suami (rasa-rasa jadi bapak dan ibu negara)
Yuk main ke Bengkulu, rumah pengasingan Bung Karno ini adalah salah satu tempat wisata sejarah yang bagus untuk didatangi :)


Untuk yang ingin lebih kenal dengan BPCB Jambi bisa follow atau add sosmed BPCB Jambi berikut:
facebook: Cagar Budaya Jambi
IG: @cagarbudayaJambi
Twitter: @cgarbudayajambi



Baca juga

10 comments:

  1. haha, mbak Zefy kayaknya pergi lagi ke Rumah Pengasingan Bung Karno bersama misua. kelihatan cuacanya mendung mau hujan.

    ReplyDelete
  2. Bung karno di Bengkulu sejarahny bnyal jg

    ReplyDelete
  3. rumahnya masih terlihat bagus dan terawat. Semoga saja selalu terus dirawat

    ReplyDelete
  4. Meskipun belum busa kesana, setidaknya sudah tahu dari bunda zarlinda. Hehehehe
    Rumahnya kelihatan banget masih terawat ya. Semoga selapu terawat jlhingga kelak. Agar anak cucu tetap bisa melihat rumah sejarah ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. nanti kalau sempat main-mainlah ke sini ya. Aamiin semoga tetap terawat hingga nanti

      Delete
  5. Wah, bisa jadi alternatif kalo suatu saat nglayap ke Bengkulu..
    Terima kasih informasinya..

    Salam ngeblog dari menggapaiangkasa.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia, jagan lupa kunjungan ke sana ya, salam kenal juga

      Delete

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES