19 July 2017

PELATIHAN MASYARAKAT PEMBAWA INSPIRASI

Bahagia itu adalah saat kita melihat apa yang telah kita lakukan bisa menjadi bagian dari sesuatu yang bisa menyumbangkan kebaikan, inspirasi dan kebahagiaan untuk orang banyak. Ya, walau mungkin sebenarnya kita hanya bagian kecil dari keseluruhan rangkaian kegiatannya.

Seperti pelatihan keterampilan di Kelurahan Kebun Keling, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu  yang dilaksanakan pada tanggal 12-13 Juli 2017 kemarin. Kami dari Tim Fasilitator 6 Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Kota Bengkulu ikut menjadi bagian di dalamnya. Tim membantu panitia pelatihan mencari pemateri untuk pengolahan sampah plastik di kelurahan Kebun Keling. Waktu itu kami meminta bantuan Ibu Sumarti Hartini untuk menjadi pemateri, alhamdulillah Ibu Sumarti Hartini bersedia menjadi pemateri.

Sebelum pelatihan dimulai terbesit sedikit kekhawatiran terlintas. Takut-takut masyarakat kurang antusias dengan pelatihan nanti. Tetapi ternyata salah besar, masyarakat yang datang banyak dan beragam. Dari anak muda sampai yang sudah tua ada, pokoknya seluruh perwakilan dari 6 RT di Kelurahan Kebun Keling ada di sana. Mereka mau belajar katanya. Satu point kebahagian penambah semangat masuk ke tim.

Ini foto aku waktu ngasi sedikit pengantar, semoga pengantar kemarin tidak sesat
Pelatihan juga dihadiri oleh pihak kelurahan, Pak Tasarudin (Lurah Kebun Keling) dan staf datang tepat waktu. Mereka juga mengikuti acara dengan sangat antusias. Acara dibuka langsung oleh Lurah Kebun Keling, Pak Lurah berpesan agar seluruh peserta pelatihan harus mengikuti pelatihan dengan baik dan belajar sebanyak-banyakya. Masyarakat mengiakan dan benar-benar mengikuti pelatihan dengan baik, satu lagi yang membuat terharu. Banyak diantara peserta pelatihan adalah pedagang pinggir pantai yang rela meninggalkan dagangan mereka selama pelatihan lho. Satu point kebahagiaan masuk ke tim.

Setelah pembukaan pelatihan oleh Pak Lurah tim memberikan sedikit pengantar tentang pengolahan sampah. Tim menjelaskan mengapa pelatihan ini diadakan, siapa saja pesertanya, tujuan serta manfaat yang akan didapat oleh peserta pelatihan. Setelah itu baru dilanjutkan dengan praktek pembuatan olahan sampah yang langsung diikuti oleh semua peserta. Pada kesempatan ini peserta diajari cara mengolah sampah bekas minuman gelas menjadi tas serbaguna. 

Pelatihan, mbaknya senyum ehheheeeee
Pelatihan pengolahan sampah gelas plastik menjadi tas ini berlangsung seru. Karena ternyata ibu-ibu Kelurahan Kebun Keling suka membuat lelucon-lelucon lucu di sela pelatihan, pelatihannya sambil tertawa. Sayang saat momen itu terjadi kami ikutan tertawa bersama dan tidak diabadikan.

Di akhir pelatihan serorang ibu mendekat ke tim dan berkata. “Saya tertarik untuk menjual kerajinan brang bekas ini di pinggir pantai, siapa tahu bisa menarik wisatawan”, begitu katanya. Mereka juga mengajak pemateri pelatihan bekerjasama dengan mereaka dan ternyata disambut baik dengan ibu Sumarti Hartini. Ibu Sumarti mengatakan siap membantu pemasaran hasil kreasi ibu-ibu kelurahan Kebun Keling di galerinya. Ini adalah kalimat yang sangat dinanti oleh tim. Berarti masyarakat mengambil peluang yang ada dan langsung ada yang mau ikut membantu pemasarannya. Semoga bukan hanya mimpi ya. Sukses terus untuk masyarakat Kebun Keling.

Aku dan hasil kerajinan barang bekas masyarakat Kebun Keling

58 comments:

  1. Ikut senangz ze,suxes sll... membahagiakan orang itu bentuk kita peduli kita yg jauh z bahagia lihatx.

    ReplyDelete
  2. Ikut senangz ze,suxes sll... membahagiakan orang itu bentuk kita peduli kita yg jauh z bahagia lihatx.

    ReplyDelete
  3. berbagi kebaikan dan kebajikan itu memang gak bikin rugi hehehe

    ReplyDelete
  4. Ibuku juga suka bikin kerajinan dari bahan bekas bungkus kopi sasetan wkkwkwk

    ReplyDelete
  5. Wuiihh keren mba hasil kerajinan barang bekasnya.. mungkin bisa juga dijual online mba. Saya pernah lihat kerajinan dari bekas minuman softdrink kaleng jadi keren juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia ya, mungkin nanti bisa dijual online ini

      Delete
  6. semoga para ibu bisa makin kreatif dan bisa menghasilkan tambahan untuk keluarga
    saya jadi pengin belajar juga mengolah limbah menjadi barang berguna

    ReplyDelete
  7. Semoga ibu-ibu itu terus semangat berkarya seperti yang dilakukannya pada saat pelatihan, ya :)

    ReplyDelete
  8. keren mba, beri inspirasi buat orang banyak. hasilnya bagus jg ih, tasnya.
    lebih bermanfaat dan kreatif ya ibu2nya. laff sakses buat bengkulu.

    ReplyDelete
  9. Tasnya kece... Ibu2 kudu kreatif..ya.., harus ada karya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hu um, bener. ibu-ibu itu harus kreatif supaya disayang suami heheeee

      Delete
  10. Barang-barang kerajinan kek gini emang lagi hits loh. Apalagi kalau yang dipake barang bekas. Saya pernah bikin program seperti ini waktu KKN, ibu-ibu PKK memang cukup antusias, apalagi sewaktu membuat bunga sabun yang diperuntukkan untuk kado wisuda. Hasilnya penjualannya juga lumayan. Mantap!

    ReplyDelete
    Replies
    1. mantab program KKNnya, apalagi kalau sudah bisa jadi penghasilan mereka

      Delete
  11. kece banget loh mengolah sampah bekas minuman gelas menjadi tas serbaguna. bisa mengurangi sampah plastik kaaan dan bisa menyelamatkan lingkungan.
    karena sekarang ini Indonesia juga sedang menjadi negara kedua penghasil sampah terbesar di dunia, miris bgt kan..
    semoga kegiatan kayak gini makin banyak dilakukan di daerah-daerah lain yaaa biar sampah-sampah makin berkurang.

    hasil kerajinan tangannya dijual online juga aja mbaak

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup, jadi selain bisa dimanfaatkan untuk hal yang berguna kita sekalian mengurangi sampah. kasihan peemrintah setiap tahun direpotkan sampah

      Delete
  12. Wah itu tas lucu banget bisa warna warni gitu.. Unik

    ReplyDelete
  13. Hasil karya tasnya bagus dengan aneka warna. Barang bekas bisa jadi hasil karya yang bagus, tinggal dikreasikan saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia, kalau rajin sebenarnya kejajinan adalah hal yang menjanjikan

      Delete
  14. Wah kece tas nya baguuusss. Mau donk diajarin bikin tas dari bahan bekas. Kalau bisa di online aja mba. Lumayan untuk penghasilan waega sekitar

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia ya, jadi kepikiran. dah erapa orang nih yang bilang gitu

      Delete
  15. bagus banget ngadain pelatihan seperti ini. kreatif ya mba, itu tasnya terbuat dari sampai plastik bekas minuman gelas ya..

    ReplyDelete
  16. Pelatihan yang sangat bermanfaat mengingat bahan yang digunakan adalah barang yang sudah gak kepake tapi kemudian diubah menjadi benda yang bernilai jual tinggi apalagi itu handmade

    ReplyDelete
  17. Pelatihan2 semacam ini bermanfaat banget terutama buat ibu2 RT.
    DI kampung halamanku di rumah ibuku jg sering ada pelatihan2 sejenis. Manfaatnya buat lingkungan pun ok
    TFS ceritanya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama dong ya, makasih kembali sudah mampir

      Delete
  18. Seneng banget baca informasinya..

    Aku juga dulu aktif di salah satu kelompok relawan, jadi kalau baca ini seakan mengenang masa lalu.. Kepingin lagi terjun ke masyarakat. Tp skrg blm bisa lagi euy..

    Semoga lancar terus kegiatannya.. Dan progressnya selalu bagus.. Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin

      makasih apresiasinya mbak, ternyata mbk relawan toh. salam kenal mbak :)

      Delete
  19. Aku pernah bikin dr bungkus minuman. Bagus benernya, tapi males guntingin manual. Kalau dr gelas plastik, kakak sepupuku jg buat. Dibikin tempat minum juga dan bagus hasilnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia ya, bisa juga itu. tapi bener, memang agak ribet di pengguntingan manualnya hehheeee

      Delete
  20. Untuk ibu2, ini bs jadi tambahan uang. Sampah jg bs dimanfaatkan, gak terbuang percuma

    ReplyDelete
  21. seharusnya untuk semua kelurahan di indonesia adain pelatihan seperti ini biar seluruh ibu ibu yang tidak bekerja bisa membuat kerajinan tangan dari bahan bekas kemudian, di jual dan menghasilkan tambahan uang saku deh buat ibu ibu

    ReplyDelete
  22. Mau juga ikut pelatihan kaya gini, bermanfaat dan ilmunya juga bisa kita bagi ke orang lain

    ReplyDelete
  23. Tasnya bagus. Saya optimis produk ini bakal menarik minat banyak orang apalagi hika marketingnya pas. Ya seperti tawaran mba itu untuk dijual di pantai sebagai souvenir.

    Sukses ya mba. Ikutan senang. Semoga makin menginspirasi masyarakat di sekitar..

    ReplyDelete
  24. Cantiiknya si tas kerajinan.
    Suka juga sama kerajinan, tapi yang bingung...setelah dibikin kerajinan, dipasarkan ke mana yaa, mba?

    ReplyDelete
  25. lanjutkan terus mbak, pelatihan kayak gini nih yag harusnya terus di masifkan di lingkungan sekitar.

    ReplyDelete
  26. Tetaplh menginspirasi mbak, lanjutkan hhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. asekkk...bukan mbk lho ang yang menginspirasi :D

      Delete
  27. kreatf dan bermanfaat mbak. semoga semakin sukses .. heheheh

    ReplyDelete
  28. Kreatif pisan, semoga lancar yaa

    ReplyDelete

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES