14 June 2017

MUDIK KECE DENGAN TRANSPORTASI UDARA

Apa kabar Sobat Aviasi dan pembaca semua? Sudah merencanakan mudik? Atau malah sudah mudik duluan? Heheheeee......Siapa tahu kan ya, sudah ada yang mudik duluan karena sudah tidak sabar bertemu dengan yang terkasih.


Bagi yang mau mudik pilih mudik dengan mode transportasi apa nih? Transportasi darat, laut atau udara? Kalau aku sih, jika bisa memilih aku akan memilih mode transportasi udara. 

Mengapa memilih transportasi udara? Karena menurutku transportasi udara itu kece.



Mengapa transportasi udara itu kece?
Transportasi udara itu kece karena dengan transportasi udara kita bisa mudik dengan selamat, aman dan nyaman. Satu lagi tambahan, mudik dengan transportasi udara itu cepat! Cepat adalah salah satu yang aku sukai dari transportasi udara. Ingat waktu ke Palembang beberapa tahun silam. Kalau menggunakan transportasi darat, perjalanan Kota Bengkulu ke Palembang bisa menghabiskan waktu sampai 12 jam. Sedangkan dengan transportasi udara hanya memakan waktu 1 jam kurang, uhuk uhuk uhuk (jadi batuk). Bayangkan betapa banyak waktu yang kita hemat dengan menggunakan transportasi udara.


Tips mudik selamat, aman dan nyaman dengan transportasi udara:
Ada beberapa tips mudik selamat, aman dan nyaman dengan transportasi udara:

1. Beli tiket jauh hari sebelum lebaran
Beli tiket mepet-mepet waktu itu bikin dag dig dug duer. Enak kalau kita kebagian tiket, kalau tidak? Kita bisa nangis merana di kamar karena kemungkinan tidak bisa ikutan mudik sudah di depan mata. Ingat, saat mengisi data ketika membeli tiket pastikan bahwa semua data diri kita benar.

2. Datang ke bandara 3 jam sebelum waktu penerbangan
Sebaiknya 3 jam sebelum waktu penerbangan kita sudah berada di bandara. Lalu 2 jam sebelum penerbangan kita sebaiknya sudah check in. Sesuai dengan PM 185 tahun 2015 pasal 18, bahwa batas waktu penutupan check in adalah 30 menit dari keberangkatan pesawat udara. Selanjutnya 1 jam sebelum penerbangan sebaiknya kita sudah berada di waiting room dan berada di gate yang benar. Jadi kita merasa tenang karena sudah pada jalur yang benar sebelum mepet waktu. Bisa dibayangkan jika 30 menit sebelum lepas landas kita masih sibuk mencari arah yang benar. Kita bisa panik, ada kemugkinan ketinggalan pesawat atau mungkin bisa sama dengan kejadian di film home alone, nyasar ke lain kota cinnnnnnnnnnnn. Jangan sampai deh.

3. Bawa barang seperlunya
Iyap, bawalah barang seperlunya. Lihat-lihat kapasitas bagasi kita. Membawa barang yang berlebihan selain bisa membuat kita membayar lebih juga bisa membuat kita sedikit repot. Sewaktu di bandara aku pernah melihat seorang bapak yang membawa barang kebanyakan. Beliau repot sekali, depan belakang gendong tas, kiri kanan tarik troli. Ya ampun, itu sudah mirip pindahan rumah pak, kasihan badan. Kalau bisa protes mungkin badan sudah protes hehe.

4. Siapkan surat rekomendasi terbang dari dokter atau badan usaha angkutan udara bagi yang memerlukan
Untuk orang-orang tertentu diperlukan surat rekomendasi terbang dari dokter. Seperti ibu hamil yang tertuang di PM No 185 tahun 2015 pasal 42 ayat 7. Ada juga penumpang yang menggunakan oxygen yang tertuang di ayat 8. Serta pengguna stretcher case wajib mengajukan permintaan kepada badan usaha angkutan udara paling lambat 24 jam sebelum penerbangan. Serta wajib didampingi oleh paramedis dan memiliki surat rekomendasi dokter.

5. Usia aman terbang
Untuk yang membawa debay alias dedek bayi perhatikan usia minimal terbang untuk bayi. Bayi aman diajak terbang di usia minimal 3 bulan.

6. Letakkan surat-surat atau dokumen penting di tempat yang mudah dijangkau
Mengantisipasi repot buka-buka koper kita sebaiknya meletakkan surta-surat penting di tempat yang mudah dijangkau. Kalau aku biasanya meletakkan surat-surat atau kertas penting di tas kecil yang aku bawa kemana-mana. Surat atau kertas penting di sini maksudnya seperti identitas diri, tiket, paspor dan lain sebagainya.

7. Jangan membawa senjata tajam atau barang-barang yang dilarang lainnya

8. Lindungi barang bawaan saat di bandara
Hidari untuk meletakkan uang dalam dalam kotak keamanan saat proses check point. Hindari pergi mendahuli tas saat elewati detektor logam. Beri tanda tas dan barang bawaan lainnya serta selalu awasi tas dan barang bawaan. Ingat benda yang kamu bawa, bila perlu pilihlah koper atau ransel yang mencolok agar lebih mudah dikenali.

9. Matikan alat elektronik saat lepas landas dan mendarat
Menghidupkan alat elektronik saat lepas landas dan mendarat bisa mengakibatkan gangguan navigasi dan ini fatal.

10. Jauhi bicara tentang bom
Sesuai dengan UU No. 1 tahun 2009 tentang penerbangan, bercanda tentang bom itu tidak diperbolehkan. Sipa saja yang terbukti sengaja menyebar isu bom yang tidak benar bisa dikenakan hukuman penjara.

11. Perhatikan dan ikuti petunjuk yang diberikan oleh pramugari
Ingat, saat pramugari memberikan peragaan di depan sebelum lepas landas itu diperhatikan ya, jangan salah fokus.


Tambahan untuk mudik kece dengan transportasi udara:
Sebagai tambahan nih teman-teman. Agar mudik kita semakin kece dengan transportasi udara jangan lupa untuk selalu senyum dan sapa. Kalian bisa bayangkan jika semua penumpang mudik transportasi udara tersenyum dan saling menyapa. Perjalanan jauh akan terasa dekat. Penumpang yang kece akan makin kece. Penumpang yang jelek bisa jadi kece dan siapa tahu senyum mempesonamu itu bisa mempercepat pertemuanmu dengan jodoh. Mungkin saja kan kalau ternyata kita berada satu pesawat dengan orang kece yang ternyata adalah jodoh kita, atau mungkin calon mertua kita. Bisa bisa bisa.

Selamat mudik semuanya. Selamat mudik dengan selamat, aman dan nyaman. Salam hangat untuk keluarga kalian di kampung halaman yang pasti kece di sana. Ingat-ingat lagi tips di atas saat akan terbang kembali, agar kita selalu selamat selamanya saat penerbangan.

Oh ia, Direktorat Jendral Perhubungan Udara mengadakan loma vlog yang hadiahnya kece badai lho. Hadiah utamanya jalan-jalan ke Raja Ampat! Bagi yang berminat bisa cek di http://selamanya.id/. Mari bersaing secara sehat heheheee... Nyanyi dulu yuk!


Jingle Selamanya Kemenhub
Sebelum kau melangkah
Keluar dari rumah
Ingat-ingatlah wajah yang menuggu tanpa lelah

Kehadiranmu manis
Untuk mu terbang kembali
Pulang ke rumah kita
Tuk bersama selamanya

Jaga keselamatanmu
Amankan perjalananmu
Karena hati yang nyaman kan bawa pulang senyuman

Jaga keselamatanmu
Amankan perjalananmu
Karena hati yang nyaman kan bawa pulang senyuman
Selamanya


50 comments:

  1. Alhamdulillah, udh pernah naik pesawat. Paling lucu saat pertama naik pesawat. Ada teman yg bawa pulang plastik tempat meludah/muntah. Hehehe

    ReplyDelete
  2. Asyik ya naik pesawat tuh,lebih cepat

    ReplyDelete
  3. Waaa..jalan2 ke Raja Ampat? Mauuu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia...sama...aku juga mau...ayuk ke sana

      *cari gratisan kita hhehee

      Delete
  4. Akuu juga suka naik pesawat..
    Ga rempong hihii

    ReplyDelete
  5. Naik pesawat memang lebih efisien soal waktu ya, jadi mudik pun bakalan tetep kece deh :D

    ReplyDelete
  6. Pesanny harus jauh hari kalo nggak, pasti kehabisan . .

    ReplyDelete
    Replies
    1. hu um, ia ang. harus dari jauh-jauh hari

      Delete
  7. meski ga mudik naik pesawat, tapi aku ikutan lomba vlognya. Yaa siapa tahu bisa mudik ke raja ampat

    ReplyDelete
  8. Mudiknya kemana mba? Aku deket aja dr bogor ke jakarta anyway makasih sharenya ya, join ah ke sobat aviasi

    ReplyDelete
  9. Aku adalah orang yang disebutkan di poin 11. Selalu gagal fokus tiap peragaan :-)

    itu baca jinglenya ku sambil nyanyi, loh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahhahaa...gitu mas dik? hhahhaaaa.....

      Delete
  10. Keuntungan mudik lwt udara memang krn efisiensi waktu ya mba

    ReplyDelete
  11. Setuju... Transportasi udara itu kece. Karena gak pake macet, nyaman dan aman

    ReplyDelete
  12. Saat ini saya udah gak Mudik lagi Mbaa, ngerasain mudik hanya pada saat masih kuliah dulu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ooo...udh dpt tempat abadi y? Hehehee

      Delete
  13. Klo lagi urgen butuh cepet tiba tujuan,klo gada halangan...pesawat memang solusinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu, kalau mmng yg cepat ya transportasi udara

      Delete
  14. Yes, dede bayi saya udah 3 bulan, berarti udah bisa diajak terbang

    ReplyDelete
  15. Transporrtasi udara itu kece karena aman dan nyaman ....

    nice info mba

    ReplyDelete
  16. Aku belum pernah naik pesawat. Kadang pengen nyoba rasanya.

    ReplyDelete
  17. Baru tahu kalau usia aman bayi diajak terbang itu 3 bulan :)

    ReplyDelete
  18. Bawa brng seperlunya itu yg rada ribet bawaan kalo mudik ingin bawa semua

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe...ia, kalau ga mikir bagasi rasanya pengen bawa semua :D

      Delete
    2. naik pesawatttt dunk pastinya....capek jiwa motoran terus, nanas lagi hehehe

      Delete
    3. Hahahaha...capek jiwa hahahahaha

      Delete
  19. Iya ya mba. Beda waktu yang diperlukan untuk tiba jika naik pesawat udara dan transportasi darat atau laut itu, suka lumayan ya.

    ReplyDelete
  20. Pingin bisa sampai Bengkulu dgn transportasi udara yang bikin waktu tempuh lebih singkat dan aman. ^_^

    ReplyDelete
  21. Transportasi udara lebih enak karena nggak terlalu lama di jalan, nggak capek. Jakarta-Bengkulu aja cumaa 1 jam,

    ReplyDelete

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES