26 May 2017

Ini Tentang Edu Coffee (Robusta) dari Bengkulu Kawan

Saat datang ke kopdar BoBe (Blogger Bengkulu) ke X kemarin ada sesuatu yang spesial. Aku disambut dengan berbagai jenis kopi yang berjejer di dekat pintu masuk ruangan kopdar. jejeran kopi itu menyajikan aroma kopi, hmm...................................the smell.... 
  

Aku duduk di salah satu kursi kosong, meletakkan tas dan memejamkan mata sambil menghirup wangi kopi.

Sure, i love coffee. I do love the smell of coffee.

Eh, tapi itu kalimat keluar sebelum Ko Andi bicara di depan tentang Kopi. Sewaktu Ngomong di depan Ko Andi, owner Edu Coffee bilang bahwa yang meminum kopi itu terbagi menjadi 3. Ada peminum kopi, penikmat kopi dan pencinta kopi. Well well well..........aku malah jadi bingung mengkategorikan diri hehheee.....

Sedikit banyak aku tahu tentang kopi tetapi mungkin lebih ke penanaman, karena kakek adalah seorang petani kopi. Dulu waktu SD sering bantuin kakek ngurusin kopi dan panen kopi. Ia, ikutan ngurusin kopi dan panen saja, karena menurutku ngrurusin batang kopi dan panen kopi itu seru. Tetapi soal cara menikmati kopi, cara penyajian dan pilah pilih kopi terbaik aku memang harus banyak belajar.

Ko Andi menyampaikan bahwa kita bisa menyeduh kopi dengan banyak cara. Diantaranya dengan seduhan biasa atau kita kenal dengan kopi tubruk, bisa dengan coffee maker, moka pots, drip, atau french press. Pembuatan yang berbeda bisa menghasilkan kopi yang berbeda pula. Lalu cara menikmati kopi itu ya diminumnya perlahan sambil nikmati aromanya. Nah lo, aku baru tahu ini. Biasanya aku tuh ya, setelah membuat kopi aku langsung menikmati aromanya terus langsung seruduk kopinya sampe habis. Ternyata caraku selama ini belum pas, jadi nikmatnya kurang maksimal. Harusnya ketemu Ko Andi dari lama ini. Aku juga baru tahu kalau ternyata Edu Coffee itu adalah sebuah cafe, aku kira hanya merk kopi saja. 

Dari kiri ke kanan: Pak Kahfi (Media Center Bengkulu), H.Lierwan, SE (Kadis Perindag Provinsi Bengkulu), Ko Andi (Owner Edu Coffee)

Berita baiknya setelah acara aku diberi oleh-oleh sebungkus Edu Coffee bubuk, kopi bubuk robusta. Edu Coffee memproduksi berbagai jenis kopi, dari yang bubuk sampai yang sudah sipa minum tetapi kali ini aku dapat kesempatan dapat yang bubuk. Kalian tahu? Sesampainya di rumah yang terjadi sesuai dugaan. Ayah adalah yang paling excited dengan oleh-oleh yang aku bawa, minta langsung cicip lagi. Berbahagialah ayah di sore itu.


Oh ia, ngomong-ngomong tentang kopi robusta. Aku suka kopi robusta karena wanginya mirip dengan aroma coklat. Yup, aroma kopi robusta tidak sekuat arabika. Kopi yang berasal dari Afrika ini memiliki aroma dan rasa yang mirip coklat. sangat cocok dengan pencinta coklat dan kopi sejenis aku. Aromanya sangat wangi, manis dan khas saat dinikmati. Bubuk kopi robusta menghasilkan cream saat diseduh, saat diseduh air panas akan terbentuk busa (tipis) di atas wadah.

Edu coffee Bengkulu
Owner = Ko Andi (maaf Ko, lupa nama aslinya heheheheeee)
Alamat = Jl. Suprapto No 2, Kota Bengkulu
IG = @educoffee.bkl

15 comments:

  1. Wanginya bener bener harum banget ya robusta

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia mbk, mirip coklat. Cocok dg yg suka kopi dan coklat

      Delete
  2. Duh jadi pengeeen. Yuklah kapan-kapan nongkrong bareng Mba di Edu ��

    ReplyDelete
  3. selalu ada cerita utk secangkir kopi

    ReplyDelete
  4. ngopi emang enak apalagi gratisan, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah itu, memang enak kalau gratisan :D

      Delete
  5. Waah kopi robusta asli Sumatra yak. Rasanya pasti bikin ketagihan pecinta kopi nih. Bengkulu pasti memiliki kekayaan kuliner yang lezat dan kopi yang menggugah selera. Jadi ingin ke Bengkulu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hu um, hayuk mbak, main-main ke Bengkulu :)

      Delete
  6. wah, bener ya mbak wanginya seperti aroma coklat,, boleh neh nanti saya minta?

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh boleh boleh, nanti kita minta sama Ko Andi heheeeee

      Delete

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES