Sunday, 16 April 2017

Destinasi Wisata Baru di Kampung Sejahtera Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu

Hampir dua tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 27 Juni 2015 aku ikut menemani rombongan dari PU-Pera pusat datang ke Kelurahan Sumber Jaya. Kedatangan mereka karena mendapat instruksi langsung Presiden kita, Bapak Joko Widodo untuk menuntaskan permasalahan di kawasan Kampung Nelayan Kelurahan Sumber Jaya Bengkulu. Kami dari Kota Bengkulu menemani mereka untuk survei lokasi, wawancara langsung dengan masyarakat,

sekaligus membawa data-data yang diperlukan. Kegiatan kami sewaktu survei sudah aku tulis di sini. Seingatku waktu itu kami membawa serta dokumen RPLP (Rencana Penataan Lingkungan Permukiman) Sumber Jaya yang telah dibuat pada kegiatan PLPBK (Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis komunitas) 2014.

Permasalahan di Kampung Nelayan cukup kompleks, mulai dari lingkungan pelabuhan yang memang terkenal susah bersih, sanitasi, serta masalah terberat menurutku adalah legalitas tanah masyarakat sekitar. Banyak rumah masyarakat di Kampung Nelayan berdiri di tanah bermasalah, karena berdiri di atas tanah milik Pelindo atau IPC. Hal ini menyulitkan pemerintah untuk membangun fasilitas umum di sana. Semoga permasalahan pelik ini bisa segera diatasi.

Aku sedikit terkejut saat adik-adik di rumah bercerita tentang destinasi foto instagramable baru di Kota Bengkulu. Kata mereka tempatnya bagus, ada di dekat Pelabuhan Pulai Bai. Katanya lokasi tersebut menyajikan pemandangan hutan mangrove yang indah, ada tempat tambatan perahu di belakang masjid Al Barokah yang dijadikan lokasi foto. Aku mulai berpikir, seingatku kawasan tersebut adalah kawasan survei tahun 2015. Saat mereka memperlihatkan foto-foto teman-temannya di instagram aku yakin 100% itu adalah lokasi survei kemarin.
Para pengunjung berlomba-lomba mengabadikan momen kedatangan mereka
Aku dan teman-teman kantor kompak jalan ke sana, kami ingin melihat perubahan yang terjadi sebelum dan setelah survei tahun 2015. Hasil jalan-jalan sekalian survei sabtu kemarin menunjukkan bahwa dana yang sudah dikeluarkan di kitaran tambatan perahu nelayan sudah di atas 2 milyar, semua bahan yang digunakan adalah bahan kualitas jempolan. Itu baru perhitungan kasar kami, untuk perhitungan detail pihak Pak Agung (PU Prov. Bengkulu) lebih paham. Jika disetujui pusat maka seharusnya dana yang akan cair ke lokasi ini adalah 12 milyar, tetapi memang biasanya tidak dicairkan sekaligus, dana dicairkan secara bertahap.

Tempat ini sedikit banyak memang sudah berubah. Sudah agak lebih tertata, mulai muncul kegiatan ekonomi baru di sini, lebih indah tetapi masih kotor. Banyaknya pengunjung yang datang membuat munculnya pedagang-pedagang makanan  dan minuman di sekitar tambatan perahu.
Geliat ekonomi yang mulai tampak
Masyarakat juga mulai menawarkan keliling-keliling dengan perahu. Mereka meminta bayaran Rp 5.000,- s/d Rp 10.000,- per orang. Kali ini kami mesti bayar, beda dengan saat survei tahun 2015 lalu yang gratisan. Seorang ibu menawarkan untuk naik ke perahunya dengan bayarakan Rp 5.000,- per orang, kami setuju. Kami naik perahu kecil yang ditawarkan, ditemani oleh si bapak nahkoda dan Irpan. Irpan adalah anak kelas 4 SD, anak pemilik perahu yang kami tumpangi.
Aku naik perahu horeee
Kami diajak keliling sekitar pelabuhan sambil menikmati pemandanan hutan bakau, indah memang. Kami pergi di waktu yang pas, langit terlihat sangat biru dan indah. Hal yang membahagiakan saat berkeliling adalah berkurangnya WC di atas sungai. Hampir seluruh WC yang aku temui waktu survei sudah hilang, hanya tertinggl 1 buah WC cemplung di atas sungai itupun tidak begitu ketara. Jadi orang-orang tidak mengetahui kalau salah satu yang berdiri di sana adalah WC. Semoga yang 1 ini juga segera hilang, aamiin. Karena si pemilik pasti malu jika harus BAB atau BAK di WC cemplung sedangkan banyak orang yang datang.

Ini nih, lokasi foto Kampung Sejahtera yang kekinian
Semoga Kampung Sejahtera memang menjadi kampung yang indah, bersih, aman dan nyaman. Semoga kesejahteraan masyarakat di sana menjadi lebih baik. Serta semoga masyarakat lebih sadar akan kebersihan. Karena sebagus apapun material bangunan, sebagus apapun bangunan itu dibuat, kalau kotor maka nilainya akan jauh berkurang.

Sukses untuk masyarakat Kampung Sejahtera kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu.

18 comments:

  1. Nama kampungnya unik, Kampung Sejahtera, layaknya sebuah doa dan harapan agar masyarakat di sana semakin sejahtera. Semoga semakin maju potensi wisatanya...

    ReplyDelete
  2. Mau kesini rencananya, bagus ni tempat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia, bagus ang

      Harus ke sana

      *promo hehe

      Delete
  3. Saya baru tahu kalau daerah Sumber Jaya tanahnya bermasalah, padahal di sana warganya sudah mulai ramai. Kasihan jika mereka nanti terkena gusuran krn kepemilikan tanah yang masih abu-abu. Semoga ada jalan keluarnya

    ReplyDelete
  4. Saya baru tahu kalau daerah Sumber Jaya tanahnya bermasalah, padahal di sana warganya sudah mulai ramai. Kasihan jika mereka nanti terkena gusuran krn kepemilikan tanah yang masih abu-abu. Semoga ada jalan keluarnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin

      Sebenarnya itu masalah lama dan masyarakat sudah tahu.

      Yup, semoga segera ada jalan keluarnya.

      Delete
  5. Banyak nya foto yg ngupload foto tentang destinasi kampung sejahtra ini. Jadi pengen Kesana.. tp sama siapa ya? wkwk

    ReplyDelete
  6. cantik foto fotonya. kenalin dong siapa yang jomblo cewe nya *eh

    ReplyDelete
  7. Keren.. Moga lewat artikel dari tmen2 bobe yg kece destinasi wisata di Bengkulu bisa dikenal banyak orang

    ReplyDelete
  8. Replies
    1. Hmm...ia ya mbak, mksih ya masukannya

      Delete
  9. Jauh kali dari medan
    Kalo dekat mau juga kesana
    Sukses terus lah buat warga desa sejahtera

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dekaatttt...cuma beberapa jam kok :)

      Aamiin
      Maksih ya

      Delete

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES