Friday, 21 April 2017

Dinkes Gelar Rapat Evaluasi Dalam Rangka Membenahi Pelayanan Publik

Pelayanan publik masih menjadii suatu hal yang menjadi soraotan masyarakat. Masyarakat akan menilai baik buruknya suatu pemerintahan dari pelayanan publik yang diberikan. Kita aku bersama bahwa kita masih disibukkan dengan masalah pelayanan publik. Oleh karena itu, dalam rangka menyikapi beberapa permasalahan pelayanan publik, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menggelar rapat kerja dan konsolidasi pelayanan kesehatan untuk masyarakat tidak mampu. Acara ini digelar di Hotel Kawasan Jl. Suprato ini. Peserta acara ini adalah perwakilan Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten serta pihak rumah sakit dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan Provinsi Bengkulu.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi  Bengkulu Herwan Antoni, sudah banyak peraturan yang saat ini tidak relevan dengan keadaan di lapangan. Ketidaksesuaian ini membuat kita perlu berkoordinasi dan melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak, terutama dengan dinas kesehatan kabupaten dan kota sebagai penyelenggara pelayanan publik. Menurut Herwan Antoni, untuk menyikapi permasalahan pelayanan publik yang terjadi, perlu ada konsolidasi dan koordinasi seluruh jajaran kesehatan.


Sementara itu, menanggapi permasalahan pelayanan kesehatan yang ramai diberitakan, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Provinsi Bengkulu Mairiyanto, dalam kesempatan ini membantah isu yang beredar bahwa ada pembatasan masa rawat inap bagi peserta BPJS Kesehatan. Pak Mairiyanto mengatakan, peserta BPJS berhak mendapatkan perawatan dan obat hingga sembuh. “Kami menegaskan bahwa bpjs tidak ada membatasi hari rawat, tidak ada membatasi obat, tidak ada membatasi alat kesehatan sesuai indikasi medis itu wajib diberikan pemberi pelayanan” ujar Mairyanto.

Peraturan akan disosialisasikan dan Mairiyanto menambahkan, BPJS akan memasang baliho di setiap rumah sakit yang isinya menyatakan peserta dibiayai sampai sembuh tanpa dipungut biaya tambahan sesuai ketentuan yang berlaku. Pada rapat konsolidasi ini dibahas pula mengenai rapat kerja kesehatan daerah (RAKERKESDA) Provinsi Bengkulu yang akan dilaksanakan 12-14 Mei mendatang. Rakerkesda diharapkan mampu mewujudkan Bengkulu sehat dengan pendekatan keluarga dan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).


Rapat kerja ini, juga akan menyusun rencana aksi dari setiap Dinas Kesehatan Kabupaten-Kota dalam mendukung percepatan 5 program prioritas Provinsi, salah satunya mengentaskan kemiskinan dan mengejar ketertinggalan, dengan membangun infrastrukur kesehatan dasar dan ketersedian sumber daya manusia kesehatan seperti bidan desa. Selain itu,  untuk mendukung Visit 2020 Wonderful Bengkulu, Dinas Kesehatan akan mengadakan pos kesehatan di kawasan wisata , hotel bersertifikat layak sehat,  kuliner sehat dan tim reaksi cepat yang bertugas menanggulangi masalah  kesehatan di daerah pariwisata. (Dimas-Fredy)

**NB: Berita ini adalah salah satu bentuk kerjasama Blogger Bengkulu dengan Media Center Provinsi Bengkulu.**

2 comments:

  1. pelayanan publik pemerintahan baik di daerah maupun pusat memang masih jadi PR banget. Semoga ke depannya menjadi semakin baik

    ReplyDelete

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES