19 March 2017

Yuk bahas tentang permukiman kumuh di Kota Bengkulu (part 1)


Seluruh warga negara Indonesia berhak memiliki tempat tinggal dan lingkungan hidup yang baik dan sehat. Hal ini tercantum dalam Undang-undang No. 1 tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan permukiman. Tentunya sudah menjadi kewajiban pemerintah pusat dan daerah untuk mejamin bahwa seluruh warga negara Indonesia bertempat tinggal dan menghuni rumah yang layak. Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk melakukan pembinaan penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman secara berjenjang, dari Menteri hingga pemangku kepentingan di daerah; untuk seluruh aspek perencanaan, pengaturan, pengendalian dan pengawasan; sesuai dengan amanat PP No. 88 tahun 2014.

Kita semua harus tahu bahwa target pemerintah pada tahun 2019 Indonesia (Bengkulu khususnya) sudah bebas kumuh. Semoga tercapai, aamiin.

Untuk menuntaskan kumuh kita harus mengetahui dahulu apa sih permukiman kumuh itu. Jadi, yang dimaksud dengan permukiman kumuh adalah permukiman yang tidak layak huni karena ketidakteraturan bangunan, tingkat kepadatan bagunan yang tinggi, serta kualitas bangunan dan sarana prasarana tidak memenuhi syarat.
Salah satu penampakan permukiman kumuh Kota Bengkulu
Sumber: Ibu Rismayani, BKM Sumber Jaya
Permukiman kumuh merupakan gejala dari:
  1. Ketimpangan desa dan kota yang mengakibatkan terjadi urbanisasi dari unskilled labor.
  2. Kurangnya akses MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) terhadap ruang/lahan/rumah yang layak dan terjangkau (sewa/milik).
  3. Ketidakmampuan penyediaan infrastruktur dasar.
  4. Ketidakpahaman atau ketidakpatuhan pada standar.
  5. Lemahnya prilaku hidup bersih dan sehat.
  6. Lemahnya penegakan hukum.
  7. Pembiaran kesalahan terjadi dalam jangka waktu lama.

Jadi akar masalah kumuh itu kompleks ya, masalah pendidikan, hukum, sosial, dan ekonomi ada di sana.

Lalu bagaiamana cara kita menentukan bahwa suatu kawasan itu kumuh? Untuk menentukannya ada 7+1 kriteria kumuh, yaitu:
  1. Kriteria bangunan gedung: Ketidakteraturan dalam hal dimensi, orientasi dan bentuk. Kepadatan tinggi yang tidak sesuai dengan ketentuan dalam rencana tata ruang. Ketidaksesuaian dengan persyaratan teknis sistem struktur, pengamanan petir, penghawaan, pencahayaan, sanitasi dan bahan bangunan.
  2. Kriteria  jalan lingkungan: Kondisi permukaan jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan dengan aman dan nyaman. Lebar jalan tidak memadai (1.5m). kelengkapan jalan tidak memadai.
  3. Kriteria penyediaan air minum: Ketersediaan akses air minum. Tidak dipenuhinya kebutuhan air minum setiap individu. Tidak terpenuhinya kualitas air minum sesuai standar kesehatan.
  4. Kriteria drainase lingkungan: Ketidakmampuan mengalirkan limpasan air hujan. Menimbulkan bau. Tidak terhubung dengan sistem drainase perkotaan.
  5. Kriteria pengelolaan air limbah: Ketidakteserdiaan sistem pengelolaan air limbah. Ketidaktersediaan kualitas buangan sesuai standar yang berlaku. Tercemarnya lingkungan sekitar.
  6. Kriteria pengelolaan persampahan: Ketidaktersediaan sistem pengelolaan persampahan. Ketidaktersediaan sistem pengelolaan persampahan. Tercemarnya ligkungan sekitar oleh sampah.
  7. Kriteria pengamanan kebakaran: Ketidaktersediaan sistem pengamanan secara aktif dan pasif. Ketidaktersediaan pasokan air untuk pemadaman yang memadai. Ketidaktersediaan akses untuk mobil pemadam kebakaran.
  8. Ruang terbuka hijau

Itu adalah 7+1 kriteria suatu wilayah dikatakan kumuh. Bagaimana dengan wilayah tempat tinggal kalian? Apakah masuk ke dalam 7+1 indikator kumuh?





9 comments:

  1. nice info mba, dari artikel ini kita jadi bisa menilai sendiri bagaimana status lingkungan yang ada di dekat kita. ternyata di Bengkulu ada juga ya permukiman kumuh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mba. Ia, Kota Bengkulu masih punya wilayah kumuh, kalau sesuai SK walikota Bengkulu (sdng revisi) luasnya 961,59 ha

      Delete
  2. Permukiman kumuh harusnya dirombak jadi perkampungan kreatif dan bisa jadi tempat wisata juga. . .

    ReplyDelete
  3. Miris ya ada pemukiman kumuh di kota kita tercinta. Semoga pemerintah bisa tergerak hatinya untuk membangun menjadi bersih nan asri yang enak di pandang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin

      Sebagai info

      Pemda kita sudah berkomitmen untuk menuntaskan kumuh di Kota Bengkulu kok :)

      Sudah masuk tahap perncanaan kegiatan.

      Delete
  4. Peran kita bersama untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satunya dengan menjaga kondisi lingkungan yg sudah bersih agar tidak tercemari oleh sampah rumah tangga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, benar sekali. Itulah yang seharusnya dilakukan. Lingkungan bersih sudah semestinya jadi tanggungjawab kita semua

      Delete

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES