18 March 2017

Pentingnya sebuah dokumentasi

Minggu awal bulan Maret 2017 menjadi minggu yang gurih-gurih sedap bagi Tim Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) seluruh Indonesia. Hal ini dikarenakan pada minggu ke-3 Maret 2017 akan diadakan uji kompetensi bagi seluruh tim, mulai dari Korkot sampai faskel. Seluruh faskel dan tim korkot diminta membuat surat minat untuk tetap bergabung di kotaku dan melengkapi berbagai syarat. Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah lembar kompetensi beserta ujian mandirinya.

Mengisi ujian mandiri adalah sesuatu yang membuat hampir seluruh warga KOTAKU kelabakan. Pada lembaran ujian mandiri seluruh pekerja di kotaku diharuskan menjawab pertanyaan yang disertai oleh bukti. Yup, benar sekali. Kalian tidak salah membaca. Jawaban pertanyaan harus disertai bukti. Hampir semua yang menjawab pertanyaan mengeluh karena kurangnya bukti.

Responsif terhadap perubahan yang terjadi (ikut memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan 1)
Responsif terhadap perubahan yang terjadi (ikut memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan 2)
Contoh pertanyaan yang diajukan dan meminta bukti kira-kira sebagai berikut:
  1. Apakah anda responsif terhadap perubahan yang terjadi?
  2. Apakah anda merancang perubahan kehidupan yang lebih baik dan mengembangkan kemandirian masyarakat?
  3. Apakah anda memiliki kemampuan bekerja sama dalam TIM?
  4. Apakah anda memiliki kemampuan mengelola Tim?
  5. Apakah anda ikut mengembangkan kapasitas masyarakat dan Pemda?
  6. dan banyak-banyak pertanyaan lain

Nah loooooooo………….
Bekerjasama dalam tim (rapat rutin tim)
Menjawab pertanyaan dengan ia, tidak atau bilang kompeten dan belum kompeten itu sangat mudah. Tapi……pembuktiannya akan menjadi sedikit lebih ribet. Akan ribet jika buktinya sulit ditemukan atau malah hilang ditelah waktu heheheee……

Bukti yang diminta oleh tim penguji nanti sebenarnya dapat berupa beragam hal seperti sertifikat, barang jadi, foto atau lainnya. Foto sebenarnya adalah hal yang akan sangat membantu, tetapi setelah dilihat-lihat banyak foto yang kurang pas untuk dijadikan bahan uji kompetensi. Fotonya sambil nyengir-nyengir pada saat jam istirahat mengisi pelatihan (misal), atau foto dengan gaya seenaknya.
Mengembangkan kapasitas masyarakat (mengisi pelatihan komputer 1)
Mengembangkan kapasitas masyarakat (mengisi pelatihan komputer 2)
Kalau aku yang jadi sedikit masalah adalah aku kurang hobi upload foto, jadi fotonya tidak ada. Ini foto-foto yang aku dapat saja carinya berhari-hari. Haduhhhh…ternyata hobi upload foto-foto itu penting ya. Ini jadi pelajaran bagi semua, kalau ada foto-foto kegiatan ya diupload saja. Jika kita tidak mau fotonya dilihat orag kan bisa dibuat private begitu. Atau kita bisa membuat sebuah akun khusus arsip foto, benar kan? Judul fotonya juga harus jelas, tanggal kegiatan dan judul kegiatan. Bila perlu beri sedikit keterangan pada foto, hal ini akan sangat membantu kita dalam mengingat apa saja kegiatan yang sudah kita ikuti atau selenggarakan. Siapa tahu suatu saat fotonya akan sangat berguna seperti sekarang.

Mari upload-upload :D


No comments:

Post a Comment

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES