14 November 2016

Pelatihan komputer masyarakat yang mengesankan

“Ze, ntar tolong bantu ngisi pelatihan komputer di UNIB (Universitas Bengkulu) jam 9 pagi ini ok.”

Ini adalah sebuah kalimat luar biasa yang aku dapat tepat pukul 07.00 WIB 18 Oktober lalu. Senang rasanya diminta bantu mengisi pelatihan masyarakat pada hari itu. Tapii…….pemberitahuan yang sedikit mepet membuat aku harus datang bermodalkan cinta saja.

Selepas mendapatkan telpon aku langsung bersiap-siap berangkat ke UNIB, mandi, berpakaian rapi, sarapan lalu langsung meluncur. Untung aku sampai tepat waktu, walaupun nyaris-nyaris telat sih.


Alhamdulillah semua kelurahan di Kota Bengkulu mengirimkan utusannya untuk mengikuti pelatihan komputer yang diadakan oleh KOTAKU. Setiap kelurahan mengirimkan 2 orang utusannya untuk belajar. Mereka yang diutus adalah masyarakat yang aktif di kegiatan sosial di kelurahan masing-masing, dan hampir seluruhnya berumut di atas 40 tahun. Hmmm…… pasti menarik. Dulu aku pernah mengajar komputer di kelas ekstensi yang umur mahasiswaya beda tipis dengan hari ini.   

Sesuai perkiraan, mengajar di pelatihan masyarakat ini sungguh menarik. Masyarkat yang datang sebagian besar belum paham dengan komputer. Jangankan mengajarkan mereka pembuatan excel dengan rumus-rumus itu, mengetik saja mereka masih kikuk heheheee……. Tapi yang buat salut, semangat mereka itu lho. Mereka sangat antusias mendengarkan penjelasan dari kami dan melakukan yang terbaik. Meski mereka sedikit kesulitan mempraktekkan, faktor umur katanya.

Ada satu kejadian yang sangat mengesankan, seorang ibu keluar ruangan dengan alasan mimisan. Ini sedikit aneh, seharusnya kan mimisan terjadi saat panas. Kami menggunakan ruangan full ac dan menurut ku sangat dingin, jika si ibu tidak mengidap penyakit parah beliau tidak akan mimisan di ruangan itu. Karena panitia menganggap si ibu sehat, panitia membujuk si ibu untuk masuk dan beliau pun masuk. Seorang panitia mendekati ku dan berkata “Ze, sepertinya si ibu takut belajar dan mencari alasan untuk keluar. Beliau jelas-jelas terlihat sehat.”

Aku penasaran dan mendekati si ibu, aku mulai mengajak beliau ngobrol ringan. Akhirnya keceplosan deh, si ibu ternyata belum pernah menggunakan komputer. “Mengidupkan komputer saja belum pernah dek, cakmano ibu mau ngetik-ngetik. Ibu takut nanti komputernya rusak”. Ini alasan ibu rupanya, beliau takut pegang komputer. Aku pun bilang “Aman itu bu, kita hari ini belajar yang dasar dulu ya. Jangan hiraukan excel itu. Kita belajar menghidupkan komputer dan ngetik dulu.”


Aku tak menyangka si ibu sangat senang dan belajar dengan serius. Sayang aku tidak bisa menemani ibu terlalu lama, karena aku harus mendampingi peserta yang lain juga. Tepat pukul 13.00 WIB pelatihan harus kami sudahi, panitia memang hanya menyewa ruangan komputer UNIB sampai tengah hari.

Selepas penutupan si ibu yang aku ceritakan tadi mendekatiku dan langsung menyodorkan tangan. Beliau bilang “makasih banyak ya nak, ibu sekarang bisa ngetik”. Waw…….rasanya sangat bahagia. Ucapan terimakasih si ibu sangat tulus. Terkadang bahagia itu bisa kita dapat saat melakukan hal-hal seperti ini.


Aku siap jika diminta berbagi pengetahuan dengan masyarakat lagi.

No comments:

Post a Comment

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES