22 November 2016

Cerita Karnaval Batik Bengkulu ke-3 dari tim KOTAKU Bengkulu

Hore………18 November tahun ini Provinsi Bengkulu merayakan ulang tahunnya yang ke-48. Banyak acara diselenggarakan untuk memeriahkan ulang tahun ini mulai dari pameran hasil kerajinan di Bengkulu Expo sampai karnaval batik nusantara.

Ngomong-ngomong tentang batik nih, Bengkulu memiliki kerajinan lukis kain sejenis batik yang disebut kain besurek. Menurut ku pembeda kain batik pada umumnya dengan kain besurek terletak pada motif lukisan kain yang digunakan. Kain besurek itu dominan menggunakan lukisan huruf kaligrafi. Meskipun memang ada motif-motif lain kain besurek seperti motif relung paku, motif pohon hayat, motif burung kuau (merak), motif bunga melati dan berbagai macam motif kreasi.

Percayalah semua motif kain besurek sangat bagus saat dikreasikan menjadi sebuah pakaian. Apapun bentuk pakaian yang kita gunakan pokoknya akan terlihat sangat kece dengan tambahan sentuhan kain besurek. Ini terlihat pada acara karnaval batik nusantara 18 November 2016 kemaren. Semua peserta karnaval terlihat OK dengan pilihan corak kain besurek dan kreasinya, termasuk kami ehem.

Untuk mengikuti karnaval batik nusantara kemaren, kami dari tim KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) Kota Bengkulu memilih untuk menjahit dasar kain besurek kami berdasarkan kesukaan masing-masing. Kan kita semua akan nyaman dengan pilihan masing-masing, ia kan? Lagipula kami beralasan apapun bentuknya kain besurek akan tetap terlihat OK. Para lelaki  KOTAKU memilih membuat kemeja biasa, kecuali Redo dan Izal. Redo membuat sejenis blazer dan Izal membuat kemeja dipadukan dengan detar, okeh…boleh-boleh.

Kami dari barisan perempuan KOTAKU benar-benar terlihat beragam. Risca membuat pakaian ala-ala pramugari, Risma membuat pakaian atasan resmi dipadukan dengan rok duyung, lesi bentuk kupu-kupu,  ayuk Yesi dan ayuk Ida kompak mengenakan atasan resmi dipadu dengan rok hitam, cik tam membuat pakaian pesta, Selvi membuat rok dan dipadukan dengan kutu baru, Dita membuat atasan gombrong, ayuk Rita membuat pakaian terusan dengan rok belah kece, ayuk Diana membuat atasan kreasi, Imah membuat baju atasan kreasi dipadukan dengan bawahan hitam, dan aku membuat pakaian ala-ala gamis hehehehehhehehe…. Sewaktu mengikuti acara karnaval batik kami tidak menargetkan keluar sebagai pemenang. Kami hanya ingin ikut berpartisipasi memeriahkan acara karnaval batik dan menunjukkan kalau kami bangga dengan kain besurek.

Dari kiri ke Kanan: Redo, Selvi, Risca, Dita, dan Zefy

Itu yang diatas adalah foto kami dengan pakaian kreasi kain besurek kami. Keren kan? Ia dong. Kain besurek kalian mana?

Selamat ulang tahun Provinsi Bengkulu ke-48, teruslah tumbuh menjadi sebuah provinsi yang kece dan menentramkan untuk semua penghuninya.


*harusnya kemaren ikutan tantangan menulis serempak Blogger Bengkulu, tetapi karena kesibukan kantor aku baru sempat menulis sekarang. Maaf ya teman-teman, maafkanlah. Ini tulisan memang sedikit telat, ditulis pagi ini tanggal 22 November 2016. 

#BloggerBengkulu
#NulisSerempak
#BatikBesurekBengkulu

No comments:

Post a Comment

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES