05 September 2016

Jalan-jalan ke Pantai Panjang di malam hari


Kemarin (4 September 2016) kami kedatangan tamu spesial dari Pontianak. Putri, seorang teman semasa kuliah yang sekarang mencari rezeki di Kalimantan. Awalanya pada hari sabtu malam aku ditandai pada sebuah status di facebook. Teman kami Putri bilang kalau dia ingin ketemu pada minggu sore, dia sedang di Bengkulu dan pengen jalan-jalan. Senang sekali diajak kumpul-kumpul, aku langsung menghubungi teman-teman untuk kumpul pada minggu sore. Sayang yang bisa hadir hanya Tuti, Helmi dan aku. Cici ada acara dengan teman-teman Telkom Akses, Rina masih di Penarik, Dodo di Lampung, Ifo belum bisa ikutan, dan Nia masih punya banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Ok, walau hanya berempat kami memutuskan tetap kumpul dan pergi. Puput sudah benar-benar mupeng (muka pengen) buat foto-foto di tulisan “PANTAI PANJANG” di malam hari. Kata Putri, berfoto di depan tulisan PANTAI PANJANG adalah bukti dengan teman-teman kerja di Pontianak kalau dia benar-benar sedang ke Bengkulu. Kerena Putri ada jadwal berfoto keluraga di sore hari kami pergi ke Pantai Panjang setelah solat magrib di rumah Helmi.



Dari rumah Helmi kami langsung meluncur ke objek wisata Pantai Panjang, tepatnya di tempat tulisan PANTAI PANJANG bertengger. Setelah memarkirkan motor kami langsung menuju tulisan dan foto-foto hehehheee……. Eitss, orang-orang yang berfoto-foto ria di depan tulisan ini banyak lho. Karenanya seorang pemuda tampan pun jadi sasaran Putri untuk membantu menyukseskan acara berfoto-foto kami. Untung si pemuda baik dan mau mengambil gambar kami, asikkkk... Makasih ya kakak tanpa nama sudah mau direpotkan.

Selesai foto-foto kami kehabisan banyak energi (parah amat) dan merasa butuh asupan energi. Untung di sekitar lokasi foto banyak yang berjualan makanan kecil, salah satunya pempek panggang. Kami membeli pempek panggang. Bukan kami sih yang beli, lebih tepat kalau aku bilang “Putri membeli” karena Putri yang bayar. Si penjual ternyata adalah seorang pemuda, salut deh. Dia berusaha dengan cara berdagang, kasi jempol. Tidak semua anak muda mau berjulaan seperti ini. Lalu apakah makan beberapa potong pempek panggang bisa membuat kami kenyang? Tidak! Jadi kami memutuskan menuju tempat makan. Puput bilang dia yang bayar, ini nih yang enak. Pergi jalan-jalan terus makan-makan (dibayarin). Jangan sering-sering Put, dampaknya bisa kebadan kalau gini terus.


 
Dari kiri ke kanan: Tuti, Helmi, Aku dan Putri
Ternyata berwisata ke Pantai Panjang di malam hari asik juga, kita bisa berfoto-foto di tulisan PANTAI PANJANG. Kita juga bisa menikmati makanan kecil yang dijajakan para pedagang. Hanya saja jika datang di malam hari kita kurang bisa menikmati indahnya Pantai Panjang dengan hamparan pasir putihnya itu.

Yuk ke Bengkulu.

Untuk Putri, hati-hati di jalan, sampaikan salam kami untuk Pontianak, dan terimakasih sudah bandarin kami makan. :)


4 comments:

  1. wah, ada pempek panggang, bikin hot dong

    ReplyDelete
  2. Saya sih cuma satu kali ke pantai di malam harinya bareng teman-teman kerja, tapi wktu itu belum ada tulisan pantai panjangnya mbak. Duh, jadi rindu ingin pulang Bengkulu.

    ReplyDelete
  3. Lho, emng mbk dmn? Kirain d Bengkulu

    ReplyDelete

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES