14 July 2016

Kisah hari kedua kerja

OK, hari ini dimulai dengan susahnya untuk beranjak dari tempat tidur. Kasur ku memiliki magnet yang begitu kuat, sangat berbahaya untuk didekati. Atau mungkin kasur ku ini sangat sayang padaku sehingga sering memantra-mantrai ku agar tidak mau pergi darinya (*lebay :D). Untung akhirnya aku bisa melepaskan mantra kasur dan berhasil bangkit dan mandi. Ini kisah hari kedua kerja ku.
  1. Terlambat ke kantor karena cari-cari kunci motor yang kelamaan. Malam sebelumnya ayah yang memasukkn motor ke garasi, sewaktu aku tepon ayah bilang “dak ado dengan ayah yuk”, cocok. Aku telpon ibu, Ardi dan Daurez jawabannya sama. Oh ia; saat kejadian ini Ibu, ayah, Ardi, dan Daurez pergi ke Curup. Wak di Curup mengadakan syukuran kecil-kecilan di rumah. Sayang aku tidak bisa ikutan karena hari kerja. Memang orang-orang di Curup ini hobi sekali mengadakan acara pada hari kerja. Hal ini membuat ku sering tidak bisa hadir, kan Bengkulu Curup lumayan jauh bok, 3 jam.
  2. Aku terpaksa pergi ke kantor dengan motor si Daurez. Tahu la yah bagaimana kira-kira motor anak STM jurusan otomotif, aneh. Stang motong miring-miring, bagasi motor aneh dan sedikit susah dibuka, tempelan sana-sini, kunci motor yang sudah diganti, dan sedikit aneh bentuknya karena pernah dibongkar. Kameren sewaktu dikendarai aku sampai sejenak menepikan motor di pinggir jalan untuk memastikan kalau motor yang aku kendarai baik-baik saja dan aku akan sampai ke kantor dengan selamat.
  3. Minyak motor Daurez sekarat! Ini nih motor adek bujang, minyaknya sekarat bok......harus diisi dengan segera kalau tidak mau ndorong motor di jalan.
  4. Kunjungan ke BAPPEDA Kota dengan celana trening dan baju kaos seadanya. Jadi ceritanya ini (12 Juli 2016) adalah hari kedua aku masuk kerja. Kemaren kami telah membuat kesepakatan untuk mengenakan kostum santai di hari kedua kerja. Rencananya kami akan beres-beres kantor yang akan dipindahkan entah kemana hahaaa..... Tetapi lain rencana lain kenyataan, Alih-alih membersihkan kantor kami malah pergi kunjungan ke BAPPEDA. Awalnya aku ga mau ikutan, tetapi aku terbujuk rayuan dan godaan teman-teman. Daripada ditinggal dikantor enakan ikut. Konsekwensinya aku ketemu banyak orang dengan pakaian sangat santai, okeh...kita bawa santai.
  5. Sepulang kerja ntah bagaimana ceritanya ban motor pecah dan harus mampir ke bengkel.


Memang terkadang diperlukan banyak senyum untuk melewati hari-hari seperti ini heheheee....
Bagaimana ceritamu?


Makasih ya sudah mampir.

12 comments:

  1. Hari kedua kerja Kami Rapat :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. asik dong, pasti penuh dengan ide baru :)

      Delete
  2. Asri lagi persiapan buat MOS anak-anak mbak Ze, hehe btw we do have thing in common, kasur asri pun magnetnya kuat sekali, tiap pagi rasanya berat untuk bangun :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahhaaaa...asriiiiii.....ternyata ada yang sama dengan mbak :D, agak-agak ahaya gimana gitu ya kalau ketemu kasur hahahaa

      Delete
  3. hehehe, efek kelamaan libur ya, saya gak sibuk lagi ama urusan ngantor, sejak tahun 2013, da off

    ReplyDelete
  4. Hari kedua kerja kemarin ditunggu sama serangan laporan bertubi-tubi. Secara hari pertama kantorku memberlakukan jam kerja setengah hari. Alamaaak :|

    ReplyDelete
    Replies
    1. penuh tantangan jadinya dong hehee...asik itu

      Delete
  5. Replies
    1. nanti Fira mungkin akan merasakan, tunggu waktunya firaaaaaaaaaaaaaaaa

      Delete
  6. Yakkk, agak berliku-liku nian jalan ke kantor tu weeh mba hahaa. Semangaaatt!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ioh, kalau dak mikir kewajiban mungkin bakalan melambaikan bendera putih lho tan :D

      Delete

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES