Wednesday, 29 April 2015

Sedikit Cerita Tentang Aikido

Pertama kali latihan :) (Sumber Foto: Grup Aikido Bengkulu>> BBM)
Tahun lalu aku dikenalkan facebook dengan sebuah seni beladiri seru dan menarik. Seni itu bernama “Aikido”. Sudah pernah kan dengar kabar tentang aikido? Ok, aku akan menjelaskan sedikit  untuk teman-teman pembaca yang belum pernah mendengar tentang aikido. Aikido dalam pandangan ku adalah sebuah seni beladiri yang berasal dari Jepang. Seni beladiri ini mengajarkan kita pentingnya ketenangan jiwa dan menyatu dengan alam. Seni beladiri ini juga mengajarkan kita bahwa kita sedapat mungkin harus menghindari perkelahian, perkelahian merupakan pilihan terakhir dalam mempertahankan diri. Aikido mengajarkan kita untuk menggunakan kekuatan lawan sebagai kekuatan kita.
Bokken.......(Sumber: Grup Aikido Bengkulu>> BBM)
Ada suatu hal yang menarik dari aikido, hal itu adalah seni bermain samurai. Jujur inilah yang membuat aku kepincut untuk gabung heheheee….. Sebenarnya sewaktu latihan bukan samurai yang kita gunakan, saat latihan samurai digantikan dengan bokken. Kalau kata Sensei lebih baik menggunakan bokken, kalau langsung menggunakan samurai bisa bahaya. Yup, sensei benar dan aku setuju dengan pendapat ini.

Proses aku gabung di Aikido Bengkulu lama, lama karena cari teman yang mau ikutan juga. Alasannya sepele, aku takut nanti di sana tidak ada temannya. Ini terjadi gara-gara sewaktu lihat foto-foto anak aikido aku tidak mendapati foto makhluk yang biasa dipanggil perempuan. Kebayang kan kalau aku nanti jadi satu-satunya perempuan? NO! Aku mengajak adik perempuan (Nina) ku untuk ikutan.

Aku: “Dek, ikut aikido pela!” Sambil kasi senyum maut nan menggoda.
Nina: “Aish, ikutla yuk. Ambo idak eh caknyo.” Ekspresi datar.

Penolakan ini sama artinya aku harus mencari orang lain, tapi kan aku hanya punya satu orang saudara perempuan yang duanya lagi laki-laki. Aku mencoba mengajak teman-teman kuliah  dulu dan hasilnya nihil :D
Daurez (Koleksi Probadi)
Aku tidak putus asa, akhirnya aku mengajak adik-adik lelaki ku untuk ikut. Nahhhh…..ternyata Daurez mengatakan kalau dia juga ingin ikutan. Asikkkk, dapat partner = tinggal daftar. Setelah mendapatkan partner aku langsung daftar untuk gabung di Aikido Bengkulu. Hari pertama aku merasa sangat senang karena ternyata kami disambut dengan hangat oleh keluarga Aikido Bengkulu, suasana dojo membuat aku nyaman. Sensei dan teman-teman aikido sangat baik dan bersahabat. Ternyata ketakutan ku akan tidak punya teman di tempat latihan salah. Gabung di aikido justru membuat ku memiliki banyak teman-teman baru dan bonus pelajaran seni beladiri. Terussss....rupa-rupanya murid di dojo aikido Bengkulu tidak hanya laki-laki, ada beberapa orang perempuan juga yang ikutan.
Latihan awal
Aikido Bengkulu menggelar latihan sebanyak dua kali dalam seminggu, latihannya pada jumat malam dan minggu pagi. Tapi sekarang aku jarang latihan teman-teman, sedih rasanya. Kesibukan di kantor membuat aku sering bolos latihan di jumat malam dan undangan serta acara yang beraneka ragam memuat aku sering bolos latihan pada minggu pagi. Dalam satu bulan ini aku baru dua kali latihan. Untung sensei belum mempertanyakan kemana muridnya yang sering bolos ini menghilang hahahhahaaa, sudah biasa kali ya? :D

Itu sedikit cerita aikido dari ku, untuk penjelasan lebih lanjut tentang aikido teman-teman pembaca bisa tanya-tanya om Google. Terimakasih sudah mampir, kasi komennya ya. Makasih ;)

  
Ket:
Bokken = Kayu panjang yang dibuat sedemikian rupa sebagai pengganti samurai dalam latihan.
Sensei = Guru.
Dojo = tempat latihan.

Bengkulu, 29 April 2015.

4 comments:

  1. asyik juga ya aikido, selain bikin sehat, jadi punya ilmu beladiri

    ReplyDelete
  2. Ia :)
    selain itu kt dapatteman-teman baru, makasih ya dah mampir :)

    ReplyDelete
  3. Wah keren..ternyata seni bela diri jepang sampai juga di bengkulu.

    ReplyDelete

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES