22 April 2015

CONTOH SKRIPSI TEKNIK INFORMATIKA (BAGIAN 5 > LATAR BELAKANG)

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang
Universitas Bengkulu adalah sebuah lembaga pendidikan yang ikut berperan aktif dalam menyebarkan ilmu pengetahuan melalui kegiatan belajar mengajarnya. Universitas Bengkulu didirikan berdasarkan keputusan Presiden RI Nomor 17 tahun 1982 dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Universitas Bengkulu memiliki visi yang berbunyi:
 “Universitas Bengkulu akan menjadi perguruan tinggi yang berada di barisan terdepan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang mendukung pembangunan berkelanjutan yang beretika dan bermoral dalam suatu sistem akademik yang demokratis dan didukung oleh fasilitas yang efisien, efektif, dan terpadu serta memberikan pelayanan yang memuaskan”.
 Sesuai dengan visi tersebut, tujuan Universitas Bengkulu (2007) poin ke-3 adalah “Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni”. Tercapainya tujuan ini akan sangat bergantung dengan informasi yang diketahui masyarakat tentang Universitas Bengkulu. Tidak semua daerah memiliki informasi yang sama tentang Universitas Bengkulu. Perbedaan informasi tentunya berpengaruh dengan banyaknya jumlah siswa yang berkeinginan menuntut ilmu di Universitas Bengkulu. Sangat disayangkan jika siswa-siswi di Bengkulu tidak memilih Universitas Bengkulu sebagai tempat menuntut ilmu hanya karena minimnya pengetahuan mereka tentang Universitas Bengkulu. Hal ini membuat promosi universitas menjadi penting.
Universitas Bengkulu terdiri dari tujuh fakultas yaitu Fakultas Teknik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu merupakan Fakultas dengan program studi terbanyak di Universitas Bengkulu. Fakultas ini terdiri dari program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Luar Sekolah, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Kimia, Pendidikan Fisika, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, dan Bahasa Inggris.
Setiap tahun Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu menerima mahasiswa baru. Penerimaan mahasiswa setiap tahun membuat data mahasiswa yang disimpan dalam database semakin banyak. Pesatnya perkembangan teknologi informasi yang diiringi dengan meningkatnya kapabilitas media penyimpanan memungkinkan terjadinya akumulasi data dalam jumlah besar. Seperti data mahasiswa yang masuk ke Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu setiap tahunnya. Akumulasi data mahasiswa ini membentuk sebuah gudang data yang mengandung banyak informasi penting. Seperti mengetahui sebaran mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), lama kuliah, dan asal daerahnya. Bila tidak digali, informasi penting yang terpendam di gudang data akan menjadi tidak berguna.
Pemanfaatan gudang data untuk menggali informasi yang terpendam mendorong munculnya cabang ilmu baru. Cabang ilmu baru ini disebut dengan data mining. Menurut Turban:
 ‘Data mining adalah suatu istilah yang digunakan untuk menguraikan penemuan pengetahuan di dalam database. Data mining adalah proses yang menggunakan  teknik statistik, matematika, kecerdasan buatan, dan machine learning untuk mengektraksi dan mengidentifikasi informasi yang bermanfaat dan pengetahuan yang terkait dari berbagai database besar’ (Kusrini dan Luthfi, 2009).
        Teknik data mining dapat digunakan pada berbagai macam bidang ilmu, termasuk pendidikan. Pemanfaatan data mining diharapkan dapat memberikan informasi-informasi yang sebelumnya tersembunyi di dalam gudang data sehingga menjadi informasi yang berharga. Data mining dapat dikerjakan dengan berbagai macam metode, salah satu metode yang digunakan pada data mining adalah metode klastering. Menurut Santosa (2007) “Tujuan utama dari metode klaster adalah pengelompokan sejumlah data/objek ke dalam klaster (group) sehingga dalam setiap klaster akan berisi data yang semirip mungkin”.
Salah satu algoritma yang diterapkan pada teknik klastering adalah algoritma k-means. Dalam teknik k-means objek dikelompokkan dalam k kelompok atau klaster. Untuk menentukan klastering, nilai k harus ditentukan terlebih dahulu. Biasanya pengguna telah mengetahui informasi awal objek yang sedang dipelajari; termasuk berapa klaster yang paling tepat.
Berdasarkan permasalahan di atas, penulis tertarik untuk menerapkan algoritma k-means untuk mengetahui sebaran mahasiswa di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu berdasarkan IPK, lama kuliah dan asal daerah sebagai informasi penunjang promosi universitas. 

No comments:

Post a Comment

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES