30 June 2014

Ya Rabb Aku Galau


Senyum manis selalu terkembang dari bibir seorang anak kecil berusia 12 tahun itu, kedua kaki melangkah pelan dan matanya melirik sana-sini takjub dengan semua yang sedang dilihatnya, eh ternyata sekolah ini keren batinnya dalam hati.

Senangnya Sekolah (Gambar Pinjam dari Sini)

Hari ini dia berdiri di salah satu sekolah menengah pertama favorit impian banyak anak di Kota Bengkulu, siapa sangka seorang anak desa imut-imut itu tiba-tiba nyemplung di SMP N 4. Jangankan melanjutkan sekolah di SMP favorit, mimpi sekolah di kota saja tidak berani, masuk SMP 4 itu murni takdir.
Senang sekali bisa belajar di tengah-tengah anak-anak smart yang peduli dengan pendidikan. Di sini belajar jadi sangat menyenangkan.
Ups
Tidak semua pelajaran disukainya, ada satu mata pelajaran yang menjadi musuh besarnya, “Bahasa Inggris”.
Kebetulan yang unik membuat anak desa imut itu berada di sebuah kelas yang dihuni oleh beberapa anak jago berbahasa Inggris, mereka berbahasa Inggris seperti mereka salah tempat lahir saja, seharusnya mereka lahir di Inggris bukan di Indonesia.
….
Perbedaan latar belakang sekolah mungkin, entah apalah penyebabnya yang jelas sekarang kondisinya si gadis desa tidak mengerti sama sekali yang namanya bahasa Inggris.

Galau.......(Gambar Pinjam di Sini)
Tengah tahun pertama belajar semua nilai di rapor OK kecuali si B-Ing, yang itu nilainya cuma “6”, ya sudah jangan terlalu dipikirkan batinnya, kan yang jeblok cuma satu nilai itu kok.
Kenaikan kelas semuanya jadi bencana saudara-saudara, guru Bahasa Inggris akhirnya harus memberi nilai “5”
Astaga, nilai 5 itu sama artinya dengan kiamat, dia tetap naik kelas memang dapat juara lagi karena nilai-nilai yang lain bagus tetapi sedih bukan kepalang.
…..
Kelas 2
..
Saya harus kursus Bahasa Inggris, tidak ada lagi ceritanya nilai 6 atau 5 bisa nempel di rapor. Waktu selama 1 semester digunakan untuk mencari tempat kursus yang baik dan benar, mencari tempat kursus itu susah-susah gampang ternyata. Karena dia harus mencari tempat kursus yang bisa membuatnya mengerti Bahasa Inggris dari dasar. Semester ke-2 di kelas 2 dia mulai kursus Bahasa Inggris dengan tekun, tergetnya 1 tak ada lagi hinaan dan nilai jelek di rapor.
Bagaimanapun kondisi cuaca, kendaraan apapun yang digunakan ke tempat kursus tidak jadi masalah, pokoknya harus bisa.
Semangat....Pokoknya Bisa (Gambar Pinjam dari Sini)
Di tempat kursus dia bergabung dengan kelas umum,
….
Kakak-kakak itu pintar, astaga masalahnya sama dengan di sekolah.
….
Rapor semester 2 kelas 2
Nilai 8
Horeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee,,,,,,
Mungkin bagi anak yang bahasa inggrisnya cas cis cus ini bukanlah prestasi, tetapi bagi seorang anak desa yang sempat jadi hinanaan gara-gara bahasa ini saja, ini sebuah prestasi luar biasa.
Kelas 3 SMP
Mulai bisa mengajak teman-teman dekat untuk belajar bersama
…..
Akhirnya Kelas 1 SMA
Sekolah mulai mempercainya untuk menjadi utusan lomba bahasa Inggris dan hal yang membuatnya sangat bahagia adalah mendapatkan tawaran menjadi guru bahasa inggris di tempat kursus.
Muridnya?
Siswa SD, SMP, SMA dan mahasiswa perguruan tinggi.
Galau itu baik.
#Sebuah cerita dari kisah nyata seorang anak desa imut-imut.


Awalnya cerita ini dibuat untuk ikut salah satu GA teman blogger, tetapi saya tidak sadar jika ternyata waktu pendaftaran sudah lewat hehheheee…..daripada dipendam terus menuh-menuhin isi laptop lebih baik dipublish, ia kan? 

2 comments:

  1. Nice story, bikin semangat yaa...:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih mbak mutia :)
      ia ternyata kadang2 malah galau itu bisa memotivasi kita untuk lebih semangat menjadi lebih baik hehheee

      Delete

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES