Friday, 16 May 2014

Saya harus pilih siapa?

Sumber Foto
Dalam jangka waktu yang tidak lama lagi masyarakat Indonesia akan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan siapa yang dianggap paling pantas untuk memimpin Indonesia 5 tahun ke depan. Masyarakat Indonesia dibisikkan nama-nama elit politik yang dianggap pantas memimpin mereka nantinya, ada yang berasal dari kalangan pebisnis, ada yang berlatar belakang dunia hiburan, ada pula yang politikus sejati. Banyaknya pilihan membuat masyarakat harus pandai memilih dan harus memilih yang terbaik. Mereka harus banyak mencari informasi tentang calon presiden dan tentang partai yang mengusungnya. Indonesia harus memilih seorang presiden yang berbudi pekerti luhur dan benar-benar ingin memajukan bangsa ini.

Ok, sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, saya mencari tahu tentang partai-partai pengusung capres tahun 2014 ini. Pencarian dimulai malam tadi, ”16 Mei 2014”. Malam ini saya akan memulai pencarian dari partai-partai inti terlebih dahulu, dua partai besar yang masing-masing mengusung capres.

Apa yang saya temukan malam tadi?

Miris sekali, saya membaca sebuah berita di salah satu portal berita terbesar di Indonesia. Berita yang saya baca itu mengabarkan bahwa ada salah satu partai terbesar di Indonesia yang pesta sex di sela-sela kesibukan mereka di Pulau Dewata. Sangat-sangat disayangkan, saya sangat-sangat tidak menyangka. Bagaimana Indonesia ini mau maju jika orang-orang yang katanya peduli dengan Indonesia dan berniat untuk memimpin malah melakukan hal-hal yang tidak senonoh, seharusnya sebagai calon pemimpin mereka mencontohkan hal-hal yang baik.

Indonesiaku? Separah ini kah? Kasihan masyarakat.

Inikah potret partai di tanah air?

Bagaimana tanggapan dari masyarakat? Bagaimana tanggapan para tetangga (Negara) kita?

Bagaimana dengan partai-partai yang lain? Apakah sama? Atau lebih parah?

Mengapa berita ini muncul? Siapa yang membocorkan? Konon katanya kejadian ini sudah terjadi di tahun 2005 silam, kok muncul sekarang? Apakah pilpres penyebabnya? Apakah karena “Calon Presiden” dari partai ini dianggap seorang saingan berat?

Misal capres dari partai ini memang benar-benar berbobot? Anggota partainya bagaimana? Tidak mungkin seorang presiden maju sendirian, sejak pemilihan sampai (andai) terpilih Dia pasti akan dibantu dan diikuti oleh teman-teman separtai.

Apakah berita ini benar? Atau rekayasa?

Kita mungkin bisa mengira-ngira jawaban dari pertanyaan saya, tetapi yang jelas membaca berita-berita tadi malam membuat saya harus banyak-banyak dzikir meminta ampun kepada Sang Pencipta.
Bagaimana dengan partai yang satunya lagi?

Yang satu ini banyak yang memuji, eh tapi ternyata sang capres tersangkut kasus Hak Asasi Manusia (HAM). Haahhaaaa……..ada-ada saja kurangnya.

Masih ada calon yang lain?

Bagaimana?
Setelah mendengar dan membaca katanya yang satu ini juga tersangkut masalah HAM.

Astaga…

Jadi saya harus pilih siapa?

Masih adakah pilihan?


Atau saya harus golput?

No comments:

Post a Comment

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES