Wednesday, 5 March 2014

Bahagia itu sederhana

Beberapa hari yang lalu kantor kami mendapatkan sebuah kunjungan dari seorang ibu cantik dan dua orang karyawannya yang tampan. Mereka datang dengan wajah dihias senyum dan tangan penuh dengan bingkisan kecil. Sebagai orang yang memiliki tingkat penasaran sangat tinggi, saya penasaran untuk siapa gerangan bingkisan-bingkisan kecil itu akan diberikan hehehehheee
Untuk kami kah????
Ternyata bingkisan itu untuk kami! Horeeeeeeee
Ups.......
Bukan untuk kami, tapi untuk mereka :D
Ibu cantik dari bank ini rupanya sengaja membawa buku agenda kurang dari jumlah kami yang ada di kantor, bisa dipastikan bahwa akan ada seorang warga negara kantor yang tidak akan mendapatkan buku imut-imut itu. Beliau ingin menguji kebijaksanaan kami dalam membagi, bagus-bagus. Pembagian dipercayakan kepada seorang tetua adat di kantor kami. At last.......kalian tahu siapa yang tidak kebagian? “yup” kalian benar sekali, “Saya!”. Itulah hikmanya jadi orang yang paling muda, kecil dan imut-imut, kita harus terima bagian atau belajar sabar haahhahaaaaa.....

Pengen punya sebenarnya, tetapi setelah dipikir-pikir jika tak punya juga tak apa, karena saya memang jarang terjun ke lapangan seperti rekan-rekan lain, mereka memang lebih pantas dapat hadiah dari saya (mengaku hehehee). Beberapa hari berlalu dan siapa sangka saudara-saudara........ hari ini, rabu, 5 Maret 2014, salah seorang rekan kerja (Ayuk Neti) memberikan buku agendanya untuk saya, katanya dia sudah memiliki buku agenda jadi buku agenda bagian dia diberikan untuk saya. Sederhana memang, tapi menyentuh hati J



mkasih ya yuk Neti

...........cerita ini spesial untuk ayuk Neti....... PNPM MP Kota Bengkulu...........

No comments:

Post a Comment

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES