Wednesday, 12 June 2013

Facebook dan status-statusnya

Hayo…..siapa yang tidak kenal facebook?
Situs jejaring sosial ini sangat populer di Indonesia. Sangking populernya hampir semua remaja Indonesia mengenal kata facebook. Ckckckkcckkkk,,,kita ambil sisi positifnya deh, artinya remaja Indonesia sudah pada melek teknologi.

Tidak hanya remaja, orang dewasa dan anak-anak pun sudah terjangkit virus facebook. Kalau remaja dan orang dewasa sih kita maklum, tetapi anak-anak SD? Kita tahu seharusnya anak-anak SD kan belum bisa tuh menggunakan facebook, tetapi kenyataannya hampir semua anak SD kelas 4 ke atas yang saya kenal sudah punya facebook, termasuk adik saya. Waduuuuuuuuuuhhhh, dia itu kelas 4 SD pembaca. Ternyata anak-anak SD ini sudah terjangkit fenomena “melek facebook”. Dilarangnya susah, alasannya macam-macam dan luar biasa :D

Beberapa waktu yang lalu saya mengambil foto adik saya yang sedang asyik facebookan di rumah.

Daurez (my little brother)

Daurez 2
Serius sekali kan dia?

Ada yang saya khawatirkan dengan timbulnya fenomena “melek facebook” ini. Saya khawatir jika anak-anak usia rentan itu membaca hal-hal yang tidak baik. Saya seringkali melihat teman-teman di facebook menuliskan hal-hal yang kurang baik di status facebook mereka. Mungkin mereka menganggap itu hak mereka untuk menuliskan semua yang mereka mau, tetapi mereka tidak memikirkan dampaknya. Status mereka dapat dibaca oleh semua teman facebook mereka, tidak peduli itu anak-anak, remaja, ataupun kaum dewasa. Rangkaian kata yang menjadi sebuah status facebook tersebut bisa saja mempengaruhi pemikiran dan menambah kosa kata para pembacanya. Karena setahu saya ada sebuah kalimat yang mengatakan bahwa “kamu adalah apa yang kamu baca”.
Alangkah indahnya jika para pengguna facebook menuliskan hal-hal yang baik sebagai status facebook mereka, menebarkan senyum dan kebaikan. Setuju pembaca?
Untuk kebaikan bersama, mari kita berbagi status yang baik.

Terimakasih sudah mampir ke blog saya.


5 comments:

  1. bener itu mbak

    ReplyDelete
  2. itulah mbak cakmano melarangnyo dak? hahaha

    ReplyDelete
  3. Monitornya mengingatkan saya pada 9 tahun silam...
    dimana waktu itu saya pertama kalinya punya komputer yang banyak menyimpan kengangan hingga saat ini.
    monitornya sama persis seperti pertama kali saya beli.

    :) :) :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi...ia, tu monitor sudah tua, umurnya udah 7 tahunan :)

      Delete

COPYRIGHT © 2017 · ZARLINDA | THEME BY RUMAH ES